Ir. Soekarno : Kisah Hidup Sang Proklamator, Istri dan Keturunannya 

Ir. Soekarno adalah Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia yang memainkan peran sentral dalam memerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan kolonial. Dikenal dengan sapaan Bung Karno, ia lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901 dan wafat di Jakarta pada 21 Juni 1970. Sebagai seorang orator ulung, pemikir karismatik, dan arsitek politik, kehidupan pribadi Bung Karno—termasuk pernikahan dan keturunannya—selalu menarik perhatian sejarah karena erat kaitannya dengan dinamika sosial-politik Indonesia.

Sepanjang hidupnya, Bung Karno tercatat menikah sebanyak 9 kali dan dikaruniai 9 anak kandung (serta 2 anak angkat). Berikut adalah pembahasan lengkap mengenai seluruh istri dan keturunan Ir. Soekarno. 

Inilah Produk Terlaris Nomor 1 di Shopee Minggu Ini


Istri dan Keturunan Ir. Soekarno
1. Siti Oetari (Menikah 1921 – Bercerai 1923)

Siti Oetari adalah putri dari guru politik Bung Karno, H.O.S. Tjokroaminoto. Pernikahan ini berlangsung di Surabaya saat Soekarno masih sangat muda. Hubungan mereka lebih seperti kakak-adik (kawin gantung), sehingga pernikahan ini berakhir dengan perceraian secara baik-baik.

Keturunan: Tidak dikaruniai anak.

2. Inggit Garnasih (Menikah 1923 – Bercerai 1943)

Inggit Garnasih adalah sosok perempuan yang menemani masa-masa paling sulit dalam perjuangan Soekarno, mulai dari kuliah di Bandung, pendirian PNI, hingga masa pengasingan di Ende dan Bengkulu. Pernikahan ini berakhir karena Inggit menolak dipadu ketika Bung Karno ingin menikah lagi dengan Fatmawati demi mendapatkan keturunan.

Keturunan: Tidak memiliki anak kandung, namun mengadopsi dua anak: Ratna Juami dan Kartika.



3. Fatmawati (Menikah 1943)

Fatmawati adalah Ibu Negara pertama Indonesia yang menjahit Bendera Pusaka Merah Putih untuk Proklamasi 17 Agustus 1945. Dari pernikahan legendaris ini, lahir 5 orang anak yang semuanya menjadi tokoh nasional: 

(1) Guntur Soekarnoputra: Anak sulung Bung Karno yang memilih jalur seni, budaya, dan relatif menjauh dari panggung politik praktis.

(2) Megawati Soekarnoputri: Presiden ke-5 Republik Indonesia dan Ketua Umum PDI Perjuangan.

(3) Rachmawati Soekarnoputri: Tokoh politik dan pendiri Yayasan Pendidikan Bung Karno (Universitas Bung Karno). Ia wafat pada tahun 2021.

(4) Sukmawati Soekarnoputri: Tokoh politik dan seniman yang aktif dalam pelestarian budaya Marhaenisme.

(5) Guruh Soekarnoputra: Seniman, koreografer, dan musisi legendaris Indonesia, serta aktif sebagai anggota DPR RI. 


Jadwal Pendaftaran Rutin Tahunan Sekolah Kedinasan PKN STAN IPDN STIS STMKG dll CPNS TNI POLRI Tamtama Bintara Kowad Unhan Akademi TNI SIPSS Akpol


4. Hartini (Menikah 1953) 

Hartini dinikahi Bung Karno saat ia sudah menjadi Presiden. Hartini setia mendampingi Bung Karno hingga akhir hayat sang proklamator di masa-masa sulit pasca-1965 di Istana Bogor dan Batutulis.

Keturunan: Dikaruniai 2 orang putra, yaitu Taufan Soekarnoputra (wafat usia muda) dan Bayu Soekarnoputra. 

5. Kartini Manoppo (Menikah 1959)

Kartini Manoppo adalah seorang pramugari Garuda Indonesia asal Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Ia memikat hati Bung Karno karena keanggunannya dan sempat melahirkan putranya di Jerman karena situasi politik.

Keturunan: Dikaruniai 1 orang putra, yaitu Totok Suryawan Soekarnoputra. 

6. Naoko Nemoto / Ratna Sari Dewi (Menikah 1962) 

Naoko Nemoto adalah perempuan asal Tokyo, Jepang, yang berganti nama menjadi Ratna Sari Dewi setelah memeluk Islam. Dewi dikenal sebagai salah satu istri Soekarno yang paling glamor dan memiliki jaringan diplomatik internasional yang kuat.

Keturunan: Dikaruniai 1 orang putri, yaitu Kartika Sari Dewi Soekarno (aktif di bidang filantropi melalui Kartika Soekarno Foundation). 

7. Haryati (Menikah 1963 – Bercerai 1966)

Haryati adalah mantan penari istana dan staf di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pernikahan ini berakhir dengan perceraian secara baik-baik pada tahun 1966 karena ketidakcocokan.

Keturunan: Tidak dikaruniai anak.

8. Yurike Sanger (Menikah 1964 – Bercerai 1968)

Yurike Sanger bertemu dengan Bung Karno saat masih berstatus pelajar anggota Barisan Taruna. Ketika Bung Karno mulai menjadi tahanan rumah oleh Orde Baru, ia menyarankan Yurike untuk berpisah demi masa depan Yurike sendiri.

Keturunan: Tidak dikaruniai anak.

9. Heldy Djafar (Menikah 1966)

Heldy Djafar adalah gadis asal Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang dinikahi Bung Karno pada masa-masa akhir kekuasaannya. Pernikahan ini berlangsung singkat dan penuh tekanan politik hingga akhirnya mereka terpisah oleh keadaan.

Keturunan: Tidak dikaruniai anak. 


Ringkasan Silsilah Anak Kandung Ir. Soekarno

Di balik nama besar sang Proklamator, kisah cinta dan silsilah keluarga Bung Karno memberikan potret sisi manusiawi dari seorang pemimpin besar bangsa. Dari para istri yang mendampingi dalam suka dan duka, hingga anak-cucu yang melanjutkan estafet perjuangan, keluarga Soekarno akan selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari lembaran sejarah emas Indonesia.


Sumber : https://adajuga.com/soekarno/