Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wapres! Gelombang desakan moral meluas menjelang dua tahun masa kepemimpinan nasional. Para akademisi dan intelektual yang tergabung dalam Forum Guru Besar Indonesia melayangkan Surat Terbuka berupa himbauan moral yang secara tegas mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Langkah tersebut dinilai krusial demi menjaga marwah konstitusi, memulihkan etika bernegara, serta menyelamatkan legitimasi kepemimpinan nasional. Aksi moral para pengajar perguruan tinggi tersebut dipicu oleh terungkapnya fakta persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Kendati MK tidak menjatuhkan sanksi diskualifikasi lantaran batasan prosedural formal serta kedudukan hukum (legal standing) pemohon, Majelis Hakim Konstitusi secara eksplisit menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan terkait keabsahan dokumen atau ijazah luar negeri Gibran yang setara dengan jenjang SLTA/sederajat saat pendaftaran Pilpres. Butik Emas Antam Official Shop di Shopee LM 0,5 Gram – 10 Gram Para profesor menilai temuan dalam persidangan lembaga peradilan tertinggi konstitusi tersebut membawa implikasi moral yang teramat berat bagi kelangsungan roda pemerintahan. Dalam poin pertamanya, Forum Guru Besar Indonesia menyoroti runtuhnya keteladanan dan etika bernegara. Merujuk Ketetapan MPR No. VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa, seorang pejabat publik diwajibkan mundur apabila tindakannya memicu kontroversi moral serta mencederai rasa keadilan publik. Selain itu, para akademisi mengkhawatirkan terjadinya krisis legitimasi yang merusak mentalitas generasi muda dan dunia pendidikan. Mereka menilai keberadaan pemimpin yang terpilih melalui proses cacat administratif menjadi preseden buruk yang melecehkan asas integritas akademik serta kepatuhan hukum di perguruan tinggi. Ketiadaan legitimasi moral ini juga dinilai bakal terus menjadi beban politik bagi Presiden Prabowo Subianto serta mengikis kredibilitas pemerintah di tingkat domestik maupun internasional. Oleh sebab itu, demi menjaga kehormatan lembaga kepresidenan dan keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Forum Guru Besar Indonesia meminta Gibran mengambil langkah berani. “Oleh karena itu, demi menjaga marwah lembaga Kepresidenan, memulihkan etika kehidupan berbangsa, kebaikan serta keselamatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan ini kami menghimbau dan mendesak Saudara Gibran Rakabuming Raka untuk segera mengambil langkah kesatria dan berjiwa besar dengan menyatakan Mengundurkan Diri dari jabatan Wakil Presiden Republik Indonesia,” tegas Forum Guru Besar Indonesia dalam surat terbukanya di Jakarta, Senin (19/10/2026). Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan CPNS BUMN TNI POLRI Kowad Akademi TNI AKPOL SIPSS Perwira PK TNI Tak hanya ditujukan kepada Gibran, para akademisi turut memberikan ketukan moral kepada Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo agar bersikap bijak sebagai negarawan demi menjaga kehormatan sejarah demokrasi Indonesia. “Kami juga mengetuk pintu hati Presiden Prabowo Subianto untuk melihat persoalan ini bukan sekadar dinamika politik, melainkan ujian pertama atas komitmen Presiden mencegah cacat moral di birokrasi tertinggi. Begitu pula kepada Saudara Joko Widodo, kami berharap kearifan dan kebijaksanaan Saudara sebagai seorang negarawan untuk ikut memberikan pandangan yang jernih demi menyelamatkan kehormatan keluarga sekaligus masa depan sejarah demokrasi Indonesia,” lanjut isi rilis tersebut. Atas Nama Inisiator: Prof. M. Din Syamsuddin Prof. Ryaas Rasyid Prof. Ganjar Kurnia Prof. Idrus Paturusi Prof. Nuhfil Hanani Prof. M. Nasih Prof.Amran Razak Prof. La Ode M.Aslan Prof. Rochmat Wahab Prof. Connie Rahakundini Bakrie Prof. Nandang Sutrisno Prof. Fathul Wahid Prof. Lukman Hakim Nama-Nama Guru Besar Indonesia Lainnya Prof. A. Zaenurrosyid Prof. Abdul Basit Prof. Abdul Haris Fatgehipon Prof. Abrar Prof. Achmad Nurmandi Prof. Adam Wiryawan Prof. Adang Djumhur Salikin Prof. Agus Taufiq Prof. Ahmad Badawi Saluy Prof. Ahmad Sarbini Prof. Akbar Silo Prof. Alaiddin Koto Prof. Ali Maksum Prof. Aminuddin Ilmar Prof. Aminuddin Mane Kandari Prof. Amung Ma’mun Prof. Andi Faisal Bakti Prof. Andi Iqbal Burhanuddin Prof. Apridar Prof. Armin Prof. Asep Usman Ismail Prof. Asmawi Prof. Asna Husin Prof. Bambang Irawan Prof. Budi Santoso Prof. Budi Setiadi Daryono Prof. Bukhori Abdul Shomad Prof. Bunyamin Maftuh Prof. Burhanuddin Prof. Chairul A. Nidom Prof. Dedy Takdir Syaifuddin Prof. Denny Indrayana Prof. Deti Nurhayati Prof. Didin Nurul Rosidin Prof. Didin Saripudin Prof. Dikdik Zafar Sidik Prof. Dimyati Prof. Djawahir Hejzziey Prof. Dradjad Irianto Prof. Dwi Agus Sudjimat Prof. Elimartati Prof. Endang Sutisna Sulaeman Prof. Enjang Akhmad Juanda Prof. Fauzan Saleh Prof. Fauziyah Harahap Prof. Firman D. Syah Prof. Ghozali Maski Prof. Hadi Machmud Prof. Heni Noviarita Prof. Herri Prof. Heru Kurnianto Tjahjono Prof. Heru Susetyo Prof. Hesti Armiwulan Sochmawardiah Prof. Ibrahim Siregar Prof. Imam Suprayogo Prof. Irza Sukmana Prof. Jarnawi Afgani Dahlan Prof. Kusman Ibrahim Prof. La Rianda Baka Prof. Lukman Asha Prof. Luqman Hakim Prof. M. Aswin Prof. M. Furqon Prof. M. Janib Achmad Prof. M. Sihab Ridwan Prof. M. Syaom Barliana Prof. Mahsun Prof. Mahyuddin Barni Prof. Mahyuddin K. M. Nasution Prof. Mas Yedi Sumaryadi Prof. Masruchin Rubai Prof. Memed Sueb Prof. Mhd. Buhari Sibuea Prof. Moch. Qasim Mathar Prof. Moch. Tolchah Prof. Muhajir Utomo Prof. Muhamad Syamsudin Prof. Muhammad Chirzin Prof. Muhammad Nur Prof. Muharram Prof. Mukti Ali Prof. Muzakkir Prof. Nadjib Bustan Prof. Naelati Tubastuvi Prof. Noermijati Prof. Normuslim Prof. Nur Hadi Ihsan Prof. Nurdin Saidi Prof. Nurman Prof. Nurul Barizah Prof. Ridha Dharmajaya Prof. Rofiaty Prof. Rosdanelli Hasibuan Prof. Roslina Alam Prof. Rukmina Gonibala Prof. Sardjuningsih Prof. Sariffudin Fatmona Prof. Selamat Triono Ahmad Prof. Setyo Widagdo Prof. Siswanto Masruri Prof. Sri Puryono KS Prof. Sri Zul Chairiyah Prof. Suadi Sa’ad Prof. Subandi Prof. Sudarminto S. Yuwono Prof. Sugeng Purwanto Prof. Sugiyanto Prof. Suhadi Ibnu Prof. Suhana Prof. Sukarmi Prof. Sukirno Prof. Sukron Kamil Prof. Sumantri Prof. Suparman Marzuki Prof. Supiana Prof. Suradi Wijaya Saputra Prof. Suyata Prof. Syafiuddin Prof. Syafrial Prof. Syafruddin Prof. Syafruddin Syarif Prof. Syahidin Prof. Syahrir Mallongi Prof. Tajul Arifin Prof. Takdir Rahmadi Prof. Triyo Supriyatno Prof. Umar Burhan Prof. Unti Ludigdo Prof. Wahyudi Prof. Widiastuti Prof. Yaslis Ilyas Prof. Yayan Rahtikawati Prof. Yayan Sopyan Prof. Yeni Huriani Prof. Yusri Yusuf Prof. Zainal Muttaqin Sumber: Fajar — https://adajuga.com/desak-gibran-mundur-dari-wapres/ #gibran #prabowo #jokowi #mbg #kopdes Navigasi pos 5 Tuntutan Demo BEM UI hingga UGM di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Agnez Mo Bintangi Film Hollywood C.L.A.Y. Bersama Nicolas Cage