Panduan Lengkap Cara Mendapatkan Uang dari Program Kemitraan YouTube dengan Shopee

YouTube kini bukan hanya tempat untuk menonton dan mengunggah video. Kreator juga dapat memanfaatkan YouTube Shopping Affiliate untuk memperoleh penghasilan tambahan dengan merekomendasikan produk yang tersedia di Shopee.

Di Indonesia, YouTube meluncurkan program afiliasi YouTube Shopping bersama Shopee pada September 2024. Melalui program ini, kreator yang memenuhi syarat dapat menandai produk Shopee di video, Shorts, maupun live stream. Ketika penonton membeli produk melalui fitur tersebut dan transaksi memenuhi ketentuan, kreator berpotensi memperoleh komisi.

Catatan: program ini merupakan program afiliasi berbasis komisi, bukan gaji tetap. Besarnya penghasilan bergantung pada jumlah transaksi yang tervalidasi, produk, dan tarif komisi yang berlaku.

Apa Itu YouTube Shopping Affiliate?

Secara sederhana, mekanismenya seperti ini:

Kreator membuat konten → produk Shopee ditandai → penonton melihat produk → penonton mengklik → melakukan pembelian di Shopee → transaksi tervalidasi → kreator mendapatkan komisi.

Produk dapat ditampilkan dalam berbagai jenis konten YouTube, termasuk video biasa, Shorts, dan live stream. Penonton dapat melihat produk melalui fitur belanja yang muncul pada konten, kemudian diarahkan ke halaman produk di Shopee.

Program ini berbeda dengan pendapatan iklan YouTube. Jadi, secara konsep, seorang kreator dapat memiliki beberapa sumber pendapatan sekaligus, misalnya iklan, YouTube Premium, dan komisi afiliasi.

Siapa yang Bisa Mengikuti?

Untuk program YouTube Shopping Affiliate, YouTube menetapkan sejumlah persyaratan. Di Indonesia, channel harus memenuhi persyaratan kelayakan YouTube Shopping, termasuk:

  • Channel sudah tergabung dalam YouTube Partner Program (YPP).
  • Memenuhi persyaratan subscriber minimum yang ditetapkan YouTube untuk YPP.
  • Channel berada di Indonesia.
  • Bukan channel musik, Official Artist Channel, atau channel yang terkait dengan partner musik.
  • Channel tidak ditetapkan sebagai Dibuat untuk Anak-Anak (Made for Kids) dan tidak memiliki jumlah video Made for Kids yang signifikan.
  • Akses program tetap bergantung pada kelayakan dan ketersediaan fitur pada akun.

Artinya, memiliki channel YouTube saja belum otomatis membuat seseorang bisa menggunakan YouTube Shopping Affiliate.

Cara Mendaftar YouTube Shopping Affiliate

Jika akun sudah mendapatkan akses, proses pendaftarannya dilakukan melalui YouTube Studio.

1. Buka YouTube Studio

Login ke akun YouTube yang digunakan untuk channel.

2. Masuk ke menu Penghasilan

Pilih menu Penghasilan (Earn).

3. Cari bagian Program

Jika akun memenuhi syarat dan fitur sudah tersedia, akan muncul program YouTube Shopping Affiliate.

4. Pilih “Gabung Sekarang”

Baca persyaratan layanan program tersebut.

5. Setujui persyaratan

Setelah persyaratan diterima, akun dapat mulai menggunakan fitur untuk menandai produk yang tersedia dalam program.

Langkah resmi yang diberikan YouTube pada dasarnya adalah YouTube Studio → Penghasilan → Program → Gabung Sekarang → menyetujui Persyaratan Layanan.

Jika menu tersebut belum muncul, bukan berarti proses pendaftaran salah. YouTube menjelaskan bahwa fitur dapat bergantung pada kelayakan channel dan ketersediaan akses pada akun.

Cara Menambahkan Produk Shopee ke Video

Setelah bergabung, kreator dapat memilih produk yang relevan untuk kontennya.

Untuk video baru, secara umum langkahnya:

  1. Buat atau upload video.
  2. Pada pengaturan/detail video, pilih opsi untuk menambahkan produk.
  3. Cari produk Shopee yang ingin direkomendasikan.
  4. Pilih produk.
  5. Publikasikan video.

Menariknya, produk juga dapat ditambahkan ke video yang sudah dipublikasikan sebelumnya.

Jadi, kreator tidak selalu harus membuat video baru hanya untuk memanfaatkan fitur ini.

Bagaimana Cara Mendapatkan Komisinya?

Misalnya seorang kreator membuat video review tentang perlengkapan belajar. Di dalam video tersebut terdapat produk yang ditandai.

Seorang penonton kemudian:

Menonton video → melihat produk → mengklik produk → membeli di Shopee → transaksi memenuhi ketentuan → komisi tercatat untuk kreator.

Jadi, jumlah subscriber atau jumlah view bukanlah satu-satunya faktor penentu penghasilan afiliasi.

Video dengan 10.000 penonton belum tentu menghasilkan lebih banyak daripada video dengan 2.000 penonton. Yang lebih penting adalah apakah penonton tersebut memang tertarik dengan produk dan akhirnya melakukan pembelian yang memenuhi ketentuan program.

Berapa Besar Komisinya?

Ini merupakan bagian yang perlu diperhatikan karena tarif komisi tidak selalu sama untuk semua produk.

Pusat Bantuan Shopee saat ini menjelaskan bahwa untuk YouTube Shopping Affiliate, kreator dapat memperoleh komisi hingga 4% untuk produk non-elektronik dan hingga 1% untuk produk elektronik, serta terdapat kemungkinan komisi tambahan melalui produk dengan Komisi XTRA sesuai ketentuan yang berlaku.

Shopee juga menyebutkan batas maksimum komisi tertentu per pesanan dalam ketentuan programnya. Karena tarif, produk yang memenuhi syarat, dan kampanye dapat berubah, kreator sebaiknya selalu melihat informasi komisi yang ditampilkan pada YouTube Studio sebelum memilih produk.

Contoh sederhana

Misalnya sebuah produk memiliki harga Rp200.000 dan tarif komisi yang berlaku adalah 4%.

Perhitungannya:

Rp200.000 × 4% = Rp8.000

Jika ada 100 transaksi yang memenuhi syarat:

100 × Rp8.000 = Rp800.000

Angka tersebut hanyalah ilustrasi, bukan jaminan penghasilan. Komisi aktual dapat berbeda karena tarif, ketentuan transaksi, produk, dan perubahan program.

YouTube juga menjelaskan bahwa persentase komisi yang terlihat ketika produk ditandai merupakan perkiraan berdasarkan tarif saat itu. Komisi aktual mengikuti tarif yang berlaku pada saat pembelian terjadi, sehingga tarif dapat berubah antara waktu produk ditandai dan waktu pembelian.

Strategi Agar Konten Lebih Berpotensi Menghasilkan

Memasang banyak produk di video bukan berarti otomatis menghasilkan banyak uang. Justru produk sebaiknya memiliki hubungan yang jelas dengan isi konten.

1. Pilih niche yang jelas

Contohnya:

  • Teknologi
  • Gadget
  • Perlengkapan belajar
  • Fashion
  • Kecantikan
  • Peralatan rumah
  • Hobi
  • Kuliner
  • Olahraga

Dengan niche yang jelas, penonton lebih mudah memahami mengapa suatu produk direkomendasikan.

2. Buat konten yang membantu, bukan sekadar menjual

Konten seperti:

“5 Barang yang Membantu Meja Belajar Lebih Rapi”

biasanya lebih natural daripada video yang hanya berisi promosi produk.

Kreator dapat menjelaskan fungsi, kelebihan, kekurangan, pengalaman penggunaan, serta siapa yang mungkin cocok menggunakan produk tersebut.

3. Gunakan Shorts untuk menjangkau penonton baru

Shorts dapat digunakan untuk membuat demonstrasi singkat atau memperkenalkan sebuah produk. Jika penonton tertarik, mereka dapat melihat produk yang ditandai pada konten.

4. Manfaatkan video panjang untuk review mendalam

Video panjang lebih cocok untuk:

  • Review produk
  • Perbandingan
  • Tutorial
  • Demonstrasi
  • Daftar rekomendasi
  • “Worth it atau tidak?”
  • Pengalaman menggunakan produk

5. Jangan memasukkan produk secara berlebihan

Jika sebuah video membahas satu topik, pilih produk yang benar-benar berhubungan dengan topik tersebut.

Rekomendasi yang relevan cenderung terasa lebih natural bagi penonton.

Gunakan YouTube Shopping Hub

YouTube menyediakan Hub Afiliasi yang memungkinkan kreator menemukan penjual dan produk yang berpartisipasi, melihat tarif komisi, serta menemukan penawaran tertentu.

Di YouTube Studio, kreator dapat masuk ke:

Penghasilan → Shopping → Jelajahi penawaran afiliasi

Di sana dapat tersedia informasi mengenai produk, penjual, tarif komisi, bahkan kampanye dengan tarif khusus untuk channel tertentu.

Ini penting karena kreator tidak harus memilih produk secara sembarangan. Produk dapat dipertimbangkan berdasarkan relevansi dengan audiens sekaligus potensi komisinya.

Apakah Harus Membeli Produknya Sendiri?

Tidak selalu. Sistem YouTube Shopping memungkinkan kreator menandai produk dari retailer yang tersedia dalam program.

Namun, dari sisi kualitas konten, kreator sebaiknya tidak memberikan pengalaman atau klaim seolah-olah sudah menggunakan suatu produk jika memang belum pernah menggunakannya.

Untuk konten review, transparansi sangat penting. Penonton perlu mengetahui apakah sebuah produk benar-benar telah dicoba atau hanya direkomendasikan berdasarkan informasi yang tersedia.

Bagaimana Cara Melihat Penghasilan?

YouTube menyediakan insight dan informasi penghasilan terkait program afiliasi melalui YouTube Studio. Kreator dapat menggunakan data tersebut untuk melihat performa produk dan konten yang menghasilkan komisi.

Data ini dapat membantu menjawab pertanyaan seperti:

  • Produk mana yang paling banyak diklik?
  • Produk mana yang menghasilkan transaksi?
  • Konten mana yang paling efektif?
  • Jenis produk apa yang paling cocok dengan audiens?
  • Apakah Shorts atau video panjang lebih efektif?

Dari sini, kreator dapat membuat keputusan berdasarkan data, bukan sekadar perkiraan.

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari

Terlalu fokus pada komisi

Produk dengan komisi tinggi belum tentu cocok dengan audiens.

Memasang produk yang tidak berhubungan

Jika video membahas belajar, tetapi produk yang ditampilkan tidak berkaitan dengan pembahasan, pengalaman penonton dapat menjadi kurang nyaman.

Membuat klaim berlebihan

Jangan menjanjikan hasil yang tidak dapat dibuktikan hanya untuk mendorong pembelian.

Mengabaikan kualitas video

Afiliasi tidak menggantikan kebutuhan untuk membuat konten yang menarik. Konten tetap menjadi mesin utama yang mendatangkan penonton.

Menganggap penghasilan pasti

Komisi bersifat berdasarkan transaksi yang memenuhi ketentuan. Tidak ada jaminan bahwa setiap view akan menghasilkan uang.

YouTube Shopping vs Shopee Affiliate Biasa

Keduanya sama-sama menggunakan konsep afiliasi, tetapi mekanismenya dapat berbeda.

Shopee Affiliate biasa memungkinkan kreator mempromosikan produk melalui berbagai media sosial menggunakan mekanisme afiliasi Shopee.

Sementara itu, YouTube Shopping Affiliate mengintegrasikan produk ke dalam ekosistem YouTube sehingga produk dapat ditandai langsung pada video, Shorts, atau live stream dan penonton dapat mengaksesnya melalui fitur belanja YouTube.

Dengan demikian, kreator YouTube yang memenuhi syarat mendapatkan pengalaman yang lebih terintegrasi karena tidak harus mengandalkan cara promosi produk yang sepenuhnya terpisah dari konten YouTube.

Kesimpulan

Program YouTube Shopping Affiliate dengan Shopee dapat menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan bagi kreator YouTube di Indonesia.

Kuncinya bukan sekadar memiliki banyak subscriber, tetapi membangun konten yang relevan + audiens yang tepat + produk yang sesuai + rekomendasi yang dipercaya + konsistensi.

Alurnya sederhana:

Bangun channel → masuk YPP → dapatkan akses YouTube Shopping → pilih produk Shopee → tag produk → buat konten menarik → penonton membeli → transaksi tervalidasi → dapat komisi.

Yang paling penting, jangan melihat program ini sebagai cara “mendapat uang dengan mudah”. Anggaplah sebagai model bisnis berbasis rekomendasi: semakin bermanfaat konten yang dibuat dan semakin tepat produk yang direkomendasikan, semakin besar peluang terjadinya transaksi.

Informasi resmi YouTube dan Shopee dapat berubah dari waktu ke waktu, termasuk persyaratan, tarif komisi, produk yang tersedia, dan ketentuan pembayaran. Karena itu, sebelum mulai, selalu periksa informasi terbaru di YouTube Studio dan pusat bantuan resmi Shopee.


Arya Wiranegara

Sumber: https://adajuga.com/youtube-shopee/