Lulus Auto PNS! Inilah 29 Sekolah Kedinasan Gratis, Lengkap dengan Syarat Daftarnya Di Indonesia anak muda bisa memanfaatkan sekolah kedinasan yang dibiayai negara untuk menuntut ilmu tingkat tinggi pada bidang spesifik. Tidak hanya isa kuliah gratis, setelah lulus pendidikan jalur pola pembibitan pun langsung mendapat jaminan untuk menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Akan tetapi, seleksi masuk sekolah kedinasan terkenal ketat karena membutuhkan syarat fisik dan akademik tertentu. Info Belanja 10 Produk Terlaris di Shopee Minggu Ini Selain itu, ada kuota yang ditetapkan per tahun oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) . Biasanya pembukaan pendaftaran seleksi berlangsung pada bulan Juli setiap tahunnya. Namun tahun ini, hingga tanggal 14 Juli 2026 belum ada jadwal yang diinformasikan ke publik. Sekolah kedinasan kebanyakan menawarkan pendidikan jenjang Diploma 3 dan Diploma 4 atau Sarjana Terapan. Info Kuliah Kuliah Gratis dan Lulus Jadi PNS! Seleksi Sekolah Kedinasan Akan Dimulai Bulan Juli 2026 Sekolah kedinasan gratis Dengan status CPNS, para lulusan sekolah kedinasan dapat langsung bekerja di lingkungan birokrasi pemerintahan dan mendapatkan gaji. Saat ini terdapat 29 sekolah kedinasan yang ada di Indonesia. Bidang dan kementerian yang membawahi pun bermacam-macam. Pendaftaran jalur pola pembibitan sekolah kedinasan diatur secara terpusat oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kebijakan teknis pendaftarannya diintegrasikan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) – Dikdin BKN. Berikut deretan seklah kedinasan gratis di bawah ini dan syarat umum yang perlu kamu perhatikan. BELI DI TIKTOK DI SHOPEE Info Kuliah Syarat Lengkap Daftar Kuliah Gratis di Sekolah Kedinasan PKN STAN IPDN PTDI STTD STIN STMKG Dll A. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 1. Politeknik Transportasi Darat Indonesia Warga Negara Indonesia Usia 16–23 tahun Lulusan SMA/SMK/MA sederajat sesuai ketentuan Tinggi badan minimal pria 160 cm & wanita 155 cm Sehat jasmani dan rohani Bebas narkoba dan belum pernah menikah 2. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun Warga Negara Indonesia Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun Memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah tidak kurang dari 70,00. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm, kecuali Program Studi Diploma III Manajemen Transportasi Perkeretaapian di Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun, pria minimal 165 cm dan wanita 160 cm Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total 3. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal Warga Negara Indonesia Usia 16-23 tahun Tinggi badan minimal: Pria 160 cm, Wanita 155 cm Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS dan narkoba Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan Memiliki nilai rata-rata minimal 7,0 (skala 1-10) / 70,00 (skala 10-100) / 2,8 (skala 1-4) Tidak bertato/bekas tato dan ketentuan tindik sesuai peraturan Penglihatan normal dan tidak buta warna Info Kuliah Supaya Lolos Tes Sekolah Kedinasan Tahun 2026 : Panduan Lengkap untuk Calon Taruna dan Mahasiswa Kedinasan 4. Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Palembang (Poltektrans SDP) Palembang WNI minimal usia 16 tahun maksimal 23 tahun Lulusan SMA/MA IPA sederajat / SMK jurusan tertentu Tidak buta warna Tinggi badan laki-laki minimal 160 cm, perempuan 155 cm Memiliki nilai rata-rata ujian tertulis pada ijazah minimal 70,00 5. Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali WNI usia maksimal 23 tahun dan minimal 16 tahun Tinggi badan min. 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, serta bebas narkoba. Calon Taruna/Taruni belum pernah menikah secara adat, hukum agama dan negara dan/ atau hamil dan/atau melahirkan serta bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti proses seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni dan selama menjalani pendidikan pada Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total 6. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta WNI Memiliki tinggi badan minimal 160 cm (pria) / 155 cm (wanita) Usia minimal 16 tahun, maksimal 23 tahun Sehat jasmani rohani dan bebas narkoba Pengelihatan normal dan tidak buta warna Belum menikah Tidak bertato dan bertindik kecuali atas ketentuan adat / agama Nilai rata-rata rapor minimal 70 7. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar WNI usia minimal 16 tahun dan maksimum 22 tahun Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba Lulusan SMA / MA Sederajat/ SMK jurusan IPA / IPS (tergantung prodi yang dipilih 8. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya WNI maksimal 23 tahun Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm. Minimal lulusan SMA/MA jurusan IPA atau SMK jurusan tertentu Sehat, tidak cacat fisik dan mental, termasuk kesehatan mata dan telinga Tidak berato / bertindik (bagi pria), bebas HIV/AIDS Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama proses pendidikan 9. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang WNI minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun Tinggi Minimal Pria 160 cm dan Wanita 155 cm Memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis di ijazah tidak kurang dari 2,8 (skala penilaian 1-4) atau 7,0 (skala penilaian1-10) atau 70,00 (skala penilaian 10-100); Berbadan sehat,tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/ AIDS serta bebas narkoba Tidak bertato atau bekas tato, tidak bertindik atau bekas tindik pada anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat 10. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat 11. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten 12. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh 13. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong 14. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong 15. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara WNI usia maksimal 23 tahun dan minimal 16 tahun Memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10) /70,00 (skala penilaian 10-100) /2,8 (skala penilaian 1-4) Tinggi Badan Minimal Pria 160 cm dan Wanita 155 cm Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba Tidak bertato/bekas tato dan tidak di tindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat) 16. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug 17. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar 18. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan 19. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya 20. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang 21. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Jayapura Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 September tahun pendaftaran Lulusan SMA/SMK/MA IPA atau IPS (program studi tertentu), Kurikulum Merdeka memungkinkan Nilai rata-rata rapor minimal 70 (pada skala 100) atau ekuivalen Tinggi badan minimal 160 cm (pria) / 155 cm (wanita) Khusus DIV Penerbang, TB minimal 165 cm (pria) / 163 cm (wanita) Khusus DIII OBU dan D III PKP, TB minimal 165 cm (pria) / 160 cm (wanita) Tidak buta warna (total/parsial) Bebas dari riwayat penyakit serius (jantung, epilepsi, asma berat) 22. Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi WNI maksimal usia 23 tahun minimal 16 tahun Tinggi badan (D3 Penerbang Sayap Tetap: pria 167 cm dan wanita 165 cm; D3 Operasi Pesaway Udara: pria 160 cm dan wanita 157 cm) Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba Tidak bertato bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total. B. Badan Pusat Statistik (BPS) 23. Politeknik Statistika (STIS) Sehat jasmani dan rohani (dapat atau layak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), dan bebas narkoba Tidak buta warna (baik total maupun parsial). Untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dapat diberikan toleransi di bawah ukuran 6 dioptri Lulusan atau siswa kelas 12 SMA/MA/SMK/MAK semua jurusan; Nilai Matematika (Kelompok A/Umum) dan Bahasa Inggris minimal 80,00 (skala 1 s.d. 100) pada Ijazah atau nilai rapor semester ganjil kelas 12 Umur minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per 1 September 2025 Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan sampai dengan pengangkatan PNS C. Badan Intelijen Negara (BIN) 24. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) WNI minimal usia 16 tahun maksimal 21 tahun dan mendapat persetujuan dari orangtua atau wali dibuktikan melalui surat pernyataan Tinggi badan laki-laki diutamakan minimal 165 cm, perempuan diutamakan minimal 160 cm Tidak pernah terlibat tindak pidana. Berpendidikan minimal SMA/SMK/MA (bukan lulusan paket C) dengan nilai rata-rata ijazah minimal 80 Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan. Belum pernah melahirkan (perempuan) dan belum pernah punya anak biologis (laki-laki). Tidak bertato dan/atau memiliki bekas tato, tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (perempuan). Sehat jasmani, rohani dan tidak pernah mengalami patah tulang. Apabila berkacamata, maksimal ukuran 1 baik + (plus) atau – (minus) dan tidak buta warna. D. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) 25. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) WNI usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm. Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya minimal 65,00 untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah. Berdomisili minimal 1 (satu) tahun di Kabupaten/Kota pada Provinsi tempat mendaftar secara sah terhitung pada tanggal awal pendaftaran Tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan agama/adat. Tidak bertato. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak. Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan. Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan. E. Kementerian Hukum 26. Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) Lulusan SMA/sederajat Minimal 17 tahn maksimal 23 tahun Tinggi badan minimal 170 cm (pria) dan 160 cm (wanita) Belum menikah dan melahirkan Tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak Tidak tulis, bisu, buta warna, dan tidak pernah mengalami patah tulang F. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) 27. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) Usia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun. Lulusan dari jurusan IPS diperbolehkan mendaftar (tidak wajib IPA), asalkan memiliki kemampuan yang kuat di bidang eksakta (Matematika dan Fisika) serta mampu lolos tes. Diperbolehkan dengan batas maksimal minus (-) 4D untuk lensa spheris dan minus (-) 2D untuk lensa silindris. Tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita. G. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) 28. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) Nilai rata-rata ujian pada ijazah dan surat Keterangan Lulus (SKL) minimal 70 dari skala 100 lulusan SMA/MA/SMK sederajat dengan batas usia maksimal 22 tahun minimal 14 tahun Tidak ada persyaratan bebas buta warna Tidak ada batas minimal untuk tinggi badan Tidak ada batasan untuk ukutan dioptri, tetapi dijadikan unsur penilaian pada tes kesehatan H. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 29. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas). WNI tanpa kewarganegaraan ganda Minimal 17 tahun dan maksimal 23 tahun. Lulusan SMA/MA/SMK sederajat (bukan Paket C) Tinggi badan minimal 170 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita. Berat badan seimbang dan tidak cacat fisik. Tidak buta warna, tidak memakai kacamata atau lensa kontak (softlens) Bebas narkoba, serta tidak bertato/bekas tato dan bertindik. Belum pernah menikah. Demikian informasi mengenai sekolah kedinasan gratis yang bisa memberikan peluang jadi CPNS setelah lulus. Kamu bisa memanfaatkan kesempatan pendaftaran sekolah kedinasan 2026 agar bisa kuliah tanpa harus memikirkan soal biaya kuliah dan langsung mendapatkan pekerjaan yang mapan setelah selesai studi. (kompas) — https://adajuga.com/sekolah-kedinasan-gratis/ . Navigasi pos BUKU PATEN SPMB PKN STAN 2026 Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Akan Dibuka Bulan Juli