Buku Tes CPNS Bidan Mengenal Formasi CPNS Bidan, Salah Satu Formasi Tenaga Kesehatan yang Paling Banyak Dibuka Setiap Tahunnya Formasi CPNS Bidan merupakan salah satu lowongan tenaga kesehatan (nakes) yang paling banyak dibuka setiap tahunnya, baik di tingkat pemerintah daerah (Dinas Kesehatan, Puskesmas, RSUD) maupun instansi pusat seperti Kementerian Kesehatan. Fokus utama formasi ini adalah untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) serta mendukung program penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). ➡️ Kategori dan Jenjang Formasi CPNS Bidan Secara umum, formasi bidan dalam seleksi CPNS dibagi menjadi dua kategori utama berdasarkan jenjang pendidikan. Jabatan Kualifikasi Pendidikan Tugas Utama Penempatan Umum Bidan Terampil D3 Kebidanan Pelayanan kebidanan dasar dan keterampilan praktis Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Klinik Pratama Bidan Ahli Pertama D4 Kebidanan / S1 Kebidanan + Profesi Bidan Analisis, asuhan kebidanan kompleks, manajemen klinis, dan edukasi Rumah Sakit Pusat, RSUD, Dinas Kesehatan, Puskesmas Pembina Jadwal Pendaftaran Rutin Tahunan Sekolah Kedinasan PKN STAN IPDN STIS STMKG dll CPNS BUMN TNI POLRI Tamtama Bintara Kowad Unhan Akademi TNI AKPOL SIPSS Perwira PK TNI ➡️ Syarat Administrasi Pendaftaran Berbeda dengan formasi umum, seleksi tenaga kesehatan menerapkan syarat administratif yang sangat ketat. 1. Surat Tanda Registrasi (STR) Wajib hukumnya memiliki STR yang masih aktif dan berlaku pada saat pendaftaran. Formasi bidan tidak dapat dilamar tanpa STR. 2. Kesesuaian Ijazah Lulusan S1 Kebidanan wajib melampirkan ijazah profesi untuk bisa melamar pada posisi Bidan Ahli Pertama. 3. Akreditasi Perhatikan batas minimal akreditasi kampus dan program studi yang disyaratkan oleh instansi tujuan (biasanya minimal B atau C tergantung kebijakan instansi). 4. Sertifikat Tambahan (Opsional/Nilai Tambah) Beberapa instansi memerlukan sertifikat kompetensi penunjang seperti BTCLS atau pelatihan APN (Asuhan Persalinan Normal) sebagai komponen pendukung dalam tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). ➡️ Tahapan Seleksi dan Kisi-Kisi Materi Untuk lolos menjadi PNS Bidan, pelamar harus melewati tiga tahapan besar. 1. Seleksi Administrasi Verifikasi berkas digital (KTP, Ijazah, Transkrip, STR, Pasfoto) melalui portal resmi SSCASN BKN. 2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang terdiri dari tiga materi. – Tes Karakteristik Pribadi (TKP): Menilai pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi, dan profesionalisme. – Tes Intelegensia Umum (TIU): Menguji kemampuan verbal, numerik, dan figural. – Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): Menguji pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. 3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Ujian khusus yang mengukur kompetensi kebidanan Anda. Materi pokok yang sering keluar meliputi: – Asuhan Kebidanan: Kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir (BBL). – Kesehatan Reproduksi: Pelayanan keluarga berencana (KB) dan kesehatan reproduksi remaja serta menopause. – Kompetensi Komunitas: Manajemen posyandu, desa siaga, penanganan stunting, dan promosi kesehatan. – Regulasi Kesehatan: Undang-Undang Kesehatan, etika profesi bidan, dan program kesehatan nasional. Sumber : https://adajuga.com/formasi-cpns-bidan/ Navigasi pos Mengenal Formasi CPNS Perawat, Salah Satu Formasi Bidang Kesehatan dengan Kuota Terbesar Setiap Tahunnya Buku BIDIK CPNS 2026-2027 : Senjata Wajib Lolos Seleksi ASN