Terlaris 1 di Shopee!

Update Perang Iran vs Israel Amerika 2026

28/02/2026 – Perang Iran vs Israel Amerika dimulai pada hari Sabtu tanggal 28 Februari 2026 dan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pada hari yang sama. Berikut ini update terbaru perang Iran vs Israel Amerika tersebut.

Iran Menyebut 1.255 Orang Tewas dalam Serangan AS-Israel, Sebagian Besar Warga Sipil 

Ledakan di Teheran Iran

09/03/2026 – Wakil Menteri Kesehatan Iran, Ali Jafarian, menyatakan bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel di seluruh negaranya telah menewaskan dan melukai sebagian besar warga sipil. Pemboman terhadap fasilitas minyak juga menyebabkan asap beracun menyebar ke seluruh ibu kota, Teheran.

Berbicara kepada Al Jazeera pada hari Senin, Jafarian mengatakan setidaknya 1.255 orang telah tewas di Iran, termasuk 200 anak-anak dan 11 petugas kesehatan. Usia mereka berkisar antara delapan bulan hingga 88 tahun.

Iran: 1.255 Tewas, 12.000 Terluka dalam Sembilan Hari Serangan AS-Israel 

Menegaskan bahwa sebagian besar korban adalah warga sipil, Jafarian mengatakan: “Mereka sedang berada di rumah atau di tempat kerja mereka.”

Lebih dari 12.000 orang juga terluka, sebagian besar menderita luka bakar dan luka akibat tertimbun reruntuhan, tambahnya. Sejauh ini, 29 fasilitas klinis rusak dan 10 di antaranya terpaksa ditutup. Selain itu, 52 pusat kesehatan, 18 lokasi layanan darurat, dan 15 ambulans juga rusak atau hancur.

Jafarian memperingatkan adanya risiko kesehatan bagi penduduk setelah serangan udara Israel menghantam fasilitas minyak Iran pada Sabtu malam untuk pertama kalinya sejak perang dimulai, menewaskan sedikitnya empat orang.

“Seluruh kota gelap hingga kemarin sore,” katanya kepada Al Jazeera, merujuk pada asap tebal yang menyelimuti langit Teheran.

Serangan tersebut memicu kebakaran besar saat menghantam gudang minyak Aghdasieh di timur laut Teheran, kilang Teheran di selatan, dan depot minyak Shahran di barat Teheran.

Israel menyatakan telah menyerang “sejumlah fasilitas penyimpanan bahan bakar di Teheran” yang digunakan “untuk mengoperasikan infrastruktur militer”.

Sang menteri memperingatkan bahwa hal ini dapat menyebabkan masalah pernapasan bagi mereka yang paling rentan, termasuk anak-anak dan lansia, serta menyarankan warga untuk tetap berada di dalam rumah dengan jendela tertutup. Ia juga mengatakan hujan asam akan mencemari tanah dan memberikan dampak lingkungan jangka panjang. (aljazeera)

***

AS Incar Minyak Iran, Senator Amerika: Kita akan Dapat Banyak Uang Jika Rezim Teheran Jatuh

Lendsey Graham

09/03/2026 – AS disebut akan mengendalikan hampir sepertiga minyak dunia jika jatuhkan rezim Iran.

Serangan AS ke Iran bukan sekadar persoalan klaim senjata nuklir yang tak jelas. AS ditengarai ingin menggulingkan pemerintahan Iran untuk mencuri minyak mentah Teheran.

Hal itu setidaknya tergambar dari pernyataan senator senior AS dari Republik, partai yang mendukung Donald Trump.

Menurut Lendsey Graham, AS akan mengendalikan hampir sepertiga minyak dunia dan meraih keuntungan rekor jika berhasil menggulingkan pemerintah Iran.

Graham menyampaikan komentar tersebut pada Ahad (8/3/2026) kepada Fox News ketika harga minyak global melonjak melewati $100 per barel.

Harga minyak itu digambarkan Presiden AS Donald Trump masih sangat kecil atas perang AS-Israel melawan Iran, yang diluncurkan pada 28 Februari.

Graham menggambarkan biaya serangan tersebut sebagai uang terbaik yang pernah dikeluarkan dengan alasan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir, sesuatu yang telah dibantah Iran.

“Ketika rezim ini jatuh, kita akan memiliki Timur Tengah yang baru, kita akan menghasilkan banyak uang. Tidak ada yang akan mengancam Selat Hormuz lagi,” kata Graham, menambahkan bahwa AS akan memasang pemerintahan yang “ramah” di Teheran.

“Venezuela dan Iran memiliki 31% cadangan minyak dunia. Kita akan menjalin kemitraan dengan 31% cadangan yang diketahui. Ini adalah mimpi buruk bagi China. Ini adalah investasi yang baik.” (republika)

***

Mojtaba Khamenei Dipilih Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

Mojtaba Khamenei

9/3/2026 – Mojtaba menggantikan posisi ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei yang syahid terbunuh.

Majelis Ahli pada Senin (9/3/2026), telah resmi menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran yang baru. Mojtaba menggantikan posisi ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei yang syahid terbunuh dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) lalu. (republika)

Maklumat Lengkap Majelis Ahli Atas Terpilihnya Mojtaba Khamenei Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

***

AS dan Israel Bahas Opsi Kirim Pasukan Khusus untuk Sita Uranium Iran

Fasilitas nuklir Bushehr milik Iran

Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan tengah membahas kemungkinan mengirim pasukan khusus ke Iran untuk menyita atau mengamankan stok uranium yang diperkaya tinggi pada tahap selanjutnya dari konflik yang sedang berlangsung.

Berdasarkan laporan portal Axios yang dikutip Antara pada Minggu, 8 Maret 2026, menyebutkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya juga telah menyatakan bahwa pasukan AS dapat dikirim ke Iran di masa depan untuk mengamankan uranium yang diperkaya milik negara tersebut.

Mengutip empat sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, Axios melaporkan bahwa pemerintah AS telah mempertimbangkan beberapa opsi terkait penanganan material nuklir Iran.

Dua Opsi Penanganan Uranium
Seorang pejabat Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya mengatakan pemerintahan Trump telah membahas dua skenario utama. Opsi pertama adalah memindahkan seluruh uranium yang diperkaya keluar dari Iran.

Sementara opsi kedua adalah mengirim para ahli senjata nuklir ke Iran untuk menurunkan tingkat pengayaan uranium langsung di fasilitas nuklir negara tersebut.

Menurut laporan tersebut, misi tersebut kemungkinan juga akan melibatkan ilmuwan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

IAEA selama ini dikenal sebagai lembaga pengawas internasional yang memantau program nuklir negara-negara dunia untuk memastikan kepatuhan terhadap perjanjian nonproliferasi. (metrotvnews)

***

China Dilaporkan Mulai Bantu Iran, Rusia Berikan Citra Satelit dan Intelijen Penargetan

Ledakan di Tel Aviv Israel

08/03/2026 – China dilaporkan mulai beralih mendukung Iran dengan memberikan bantuan finansial, suku cadang pengganti, dan komponen terkait rudal. Mengutip tiga sumber yang mengetahui masalah itu, laporan tersebut menyebutkan Beijing sejauh ini menghindari keterlibatan langsung dalam konflik antara Iran dan AS-Israel, tetapi para pejabat AS memantau tanda-tanda bahwa posisi China mungkin berubah.

China adalah pembeli utama minyak mentah Iran dan secara terpisah telah mendesak Teheran untuk memastikan navigasi yang aman melalui Selat Hormuz bagi kapal komersial, sebut laporan itu. Seorang sumber intelijen mengatakan kepada CNN bahwa China sangat berhati-hati memberikan dukungan karena konflik tersebut bisa mengancam ketahanan energinya.

CNN juga melaporkan bahwa Rusia diduga telah berbagi citra satelit dan intelijen penargetan lainnya dengan Iran, termasuk data mengenai posisi dan pergerakan pasukan AS. Badan Intelijen Pusat (CIA) menolak mengomentari laporan tersebut.

Pekan lalu, enam tentara AS tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan drone Iran di Kuwait. Iran telah meluncurkan ribuan drone serang dan ratusan rudal ke fasilitas militer AS, kedutaan besar, dan sasaran sipil, sementara serangan AS dan Israel menghantam lebih dari 2.000 lokasi di Iran. (republika)

***

Asesmen Intelijen AS: Serangan Militer Skala Besar Pun tak akan Bisa Gulingkan Republik Islam Iran

Demonstrasi Pendukung Pemerintah Iran

08/03/2026 – Sebuah dokumen rahasia berisi laporan asesmen intelijen menyimpulkan bahwa serangan militer skala besar pun tak akan bisa menggulingkan Republik Islam Iran. Laporan yang didapat oleh Washington Post dilansir Al Mayadeen, pada Sabtu (7/3/2026) itu menyebutkan bahwa struktur ulama dan mliter di Iran sangat kokoh dan mampu mempertahankan sistem pemerintahan bahwa dalam kondisi tekanan hebat dari pihak luar.

Temuan ini terungkap di tengah pemerintahan Donald Trump yang mensinyalkan kemungkinan perang panjang dengan Iran, di mana beberapa pejabat menyatakan bahwa perang ” baru saja dimulai”. Menurut tiga orang yang mengetahui dokomen rahasia itu, kalangan intelijen AS meragukan tujuan Trump “membersihkan” kepemimpinan Iran dan menggantinya dengan pemimpin pilihannya.

Asesmen diketahui lengkap disusun oleh Dewan Intelijen Nasional (NIC) AS sepekan sebelum AS dan Israel melancarkan serangan. NIC menguji sejumlah skenario termasuk serangan terbatas pada pemimpin senior dan juga serangan yang lebih luas menyasar institusi pemerintahan dan kepemimpinan politik Iran.

Dari dua skenario itu, para analis intelijen menyimpulkan bahwa ulama Iran dan kepemimpinan militer akan pasti merespons pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei dengan mengaktivasi mekanisme konstitusional untuk memastikan keberlanjutan kekuasaan. Laporan itu juga mengasesmen bahwa oposisi yang terfragmentasi di Iran kemungkinan tidak bisa mengambil alih kontrol kekuasaan dalam kondisi sekarang. (republika)

***

Perang Hari Kedelapan, 1.332 Orang Meninggal di Iran 

Teheran Iran

Satu minggu setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan ke Iran, konflik terus meningkat di seluruh Timur Tengah.

Setidaknya 1.332 orang dilaporkan tewas dalam serangan AS-Israel saat gelombang pengeboman intensif baru menghantam ibu kota Iran pada Sabtu pagi dini hari.

Kondisi di Iran, Serangan Militer dan Meningkatnya Korban. Komando Pusat militer AS (CENTCOM) menyatakan telah menyerang lebih dari 3.000 target di Iran dan menghancurkan 43 kapal perang Iran sejak 28 Februari. Jumlah korban tewas di Iran kini telah meningkat menjadi sedikitnya 1.332 orang.

Tuntutan AS, Presiden AS Donald Trump menuntut “penyerahan diri tanpa syarat” dari Iran, dengan menyatakan bahwa tidak akan ada kesepakatan tanpa hal tersebut. (aljazeera)

***

Laporan Media AS: Intelijen Rusia Jadi Alasan Rudal dan Drone Iran Begitu Akurat Menghantam Target

Ledakan di Markas Amerika, Erbil Irak

Rudal dan drone Iran sangat akurat menghantam aset militer AS yang mereka targetkan.

Laporan Washington Post dilansir Anadolu pada Jumat (6/3/2026), mengungkap bahwa Rusia menyediakan informasi intelijen kepada Iran terkait titik-titik aset militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Itulah kenapa rudal dan drone Iran sejauh ini sangat akurat menghantam aset militer AS yang mereka targetkan.

Sumber anonim Washington Post menyebutkan bahwa Rusia menyediakan informasi sejak perang dimulai Sabtu pekan lalu, yakni lokasi aset militer AS, termasuk kapal-kapal dan jet tempur diparkir. “Itu terlihat seperti sebuah upaya (bantuan) yang cukup komprehensif,” ujar salah satu sumber.

Tujuan Rusia membantu Iran dengan informasi intelijen masih belum jelas. Sementara, sumber lain menyebut bahwa, kemampuan mandiri Iran untuk melacak angkatan bersenjata AS sudah dilemahkan kurang dari sepekan setelah perang pecah.

Adapun sumber lain menduga Rusia tersentuh dengan bantuan Iran dalam mendapatkan dan membagi informasi terkait Ukraina. “Saya pikir mereka sangat senang (dengan bantuan Iran) dan mencoba untuk mengembalikan bantuan,” kata sumber itu. (republika)

***

Update 24 Jam Terakhir Perang Iran vs Israel Amerika 

Rudal Khorramshahr Iran Generasi ke-4

Setelah enam hari serangan AS-Israel terhadap Iran, konflik semakin memanas seiring meningkatnya ketegangan regional.

Perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memasuki hari ketujuh, dengan serangan yang terus berlanjut di seluruh Iran dan negara-negara lain di Timur Tengah.

Iran terus melanjutkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) di sepanjang Teluk, sementara Washington dan Tel Aviv mengklaim bahwa kampanye mereka — yang diberi sandi Operasi Epic Fury — tengah melumpuhkan militer Iran.

Estimasi yang dirilis oleh Center for Strategic and International Studies (CSIS) pada hari Kamis menaksir biaya 100 jam pertama Operasi Epic Fury mencapai $3,7 miliar, atau sekitar $891 juta per hari. Sebagian besar dari biaya ini — sebesar $3,5 miliar — belum dianggarkan, lapor CSIS.

Peristiwa dalam 24 jam terakhir:

Di Iran

  • Kampanye militer AS dan Israel yang sedang berlangsung: AS dan Israel melanjutkan serangan militer mereka ke Iran, menandai hari ketujuh konflik tersebut. Setidaknya 1.332 orang telah tewas di Iran sejak serangan dimulai pada hari Sabtu.

  • Militer Israel mengklaim telah mencapai “keunggulan udara yang hampir mutlak”, menyatakan bahwa mereka telah melakukan 2.500 serangan dan menghancurkan 80 persen sistem pertahanan udara Iran.

  • Menargetkan Iran bagian barat: Israel mengklaim telah menyerang lebih dari 400 target di Iran barat pada hari Jumat saja, menghancurkan peluncur rudal balistik dan fasilitas penyimpanan drone.

  • Rudal ditembakkan ke Israel: Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan dimulainya gelombang serangan ke-23, dan militer Israel mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan mereka mencegat rudal yang diluncurkan dari Iran.

  • Suksesi kepemimpinan dan campur tangan AS: Pasca tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan AS-Israel di Teheran pada hari Sabtu, pertanyaan mengenai suksesinya masih bergulir, dengan laporan yang beredar bahwa putranya, Mojtaba Khamenei, kemungkinan akan mengambil alih kekuasaan.

  • Namun, pada hari Kamis, Presiden AS Donald Trump menyatakan niatnya untuk berperan langsung dalam memilih pemimpin Iran berikutnya, secara eksplisit menyebut Mojtaba sebagai pilihan yang “tidak dapat diterima”.

  • Peringatan invasi: Ali Larijani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, memperingatkan bahwa pasukan Iran “menunggu” potensi invasi darat AS dan mengancam akan membunuh serta menawan ribuan tentara AS.

  • Serangan Iran: AS mengatakan serangan rudal balistik Iran telah turun sebesar 90 persen sejak hari pertama konflik, sementara serangan drone turun sebesar 83 persen pada periode yang sama.

Di Negara-Negara Teluk

  • Kuwait: AS menghentikan operasional kedutaannya di Kuwait City menyusul serangan balasan Iran, sementara sistem pertahanan udara Kuwait mencegat rudal dan drone.

  • Bahrain: Sebuah rudal Iran menghantam kilang minyak milik negara di kota industri Bahrain, namun kebakaran yang diakibatkannya berhasil dipadamkan.

  • UEA dan Qatar: UEA menyatakan pertahanan udaranya mencegat beberapa rudal Iran dan lebih dari 120 drone. Qatar juga melaporkan menjadi sasaran rentetan rudal dan drone Iran pada hari Kamis setelah ledakan keras terdengar di ibu kota, Doha.

  • Sekitar 20.000 warga Amerika telah meninggalkan Timur Tengah: Departemen Luar Negeri melaporkan bahwa ribuan orang telah meninggalkan kawasan tersebut, sebagian besar secara mandiri, namun pemerintah sedang mengatur penerbangan carter bagi warga sipil yang masih ingin dievakuasi.

  • Gangguan evakuasi: Sebuah penerbangan evakuasi Prancis yang dicharter pemerintah untuk menyelamatkan warga yang terdampar di Uni Emirat Arab terpaksa berbalik arah di tengah penerbangan karena adanya serangan rudal di wilayah tersebut.

  • Penyebaran kembali militer: Jerman telah menarik pasukan yang ditempatkan di Bahrain kembali ke Jerman dan sedang aktif mempersiapkan penarikan pasukannya dari Kuwait.

  • Penundaan citra satelit: Planet Labs mengumumkan penundaan wajib selama 96 jam untuk semua citra baru yang diambil di atas negara-negara Teluk guna mencegah pihak lawan menggunakan gambar tersebut untuk membahayakan personel sekutu, NATO, dan warga sipil.

  • Peringatan CENTCOM: Brad Cooper, kepala Komando Pusat militer AS (CENTCOM), menuduh Iran sengaja menembakkan tujuh drone penyerang ke lingkungan sipil di Bahrain. Ia memperingatkan bahwa tindakan Iran “tidak dapat diterima dan tidak akan dibiarkan tanpa jawaban”.

Di Israel

  • Tel Aviv jadi target: Garda Revolusi Iran mengumumkan telah meluncurkan serangan gabungan drone dan rudal ke Tel Aviv dan wilayah tengah Israel.

  • Penutupan domestik dan kekerasan di Tepi Barat: Di tengah ancaman keamanan, Administrasi Sipil Israel telah menutup semua situs suci di Kota Tua Yerusalem dan membatalkan salat Jumat.

  • Retorika pejabat: Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich memperingatkan bahwa wilayah Dahiyeh di ibu kota Lebanon akan segera terlihat “seperti Khan Younis,” merujuk pada kota di Gaza selatan yang hancur selama perang Israel melawan Palestina.

Di Amerika Serikat

  • Serangan militer: Komando Pusat AS melaporkan telah menyerang sekitar 200 target di Iran selama 72 jam terakhir, termasuk peluncur rudal balistik dan kapal angkatan laut.

  • Klaim Trump: Trump mengatakan Iran sedang “dihancurkan” lebih cepat dari jadwal, mengklaim negara itu sekarang “tidak memiliki angkatan udara dan pertahanan udara”.

  • Dukungan Kongres: DPR AS yang dipimpin Partai Republik memberikan suara 219 berbanding 212 menentang upaya untuk menghentikan perang.

  • Dampak ekonomi: Perang yang sedang berlangsung telah mengguncang pasar keuangan AS. Indeks Dow Jones merosot lebih dari 1.000 poin (2,2 persen) seiring naiknya harga minyak akibat perang.

Di Irak, Lebanon, Mesir

  • Lebanon: Israel membombardir Lebanon secara besar-besaran dan mengeluarkan perintah evakuasi untuk pinggiran selatan Beirut (Dahiyeh) dan sebagian Lembah Bekaa.

  • Mesir: Presiden Abdel Fattah el-Sisi memperingatkan bahwa negaranya secara ekonomi berada dalam “keadaan hampir darurat” karena perang yang mengancam kenaikan harga-harga.

Di Eropa dan Sekitarnya

  • Eropa tertekan: Pemerintah Eropa terpecah; Inggris dan Prancis telah memindahkan aset angkatan laut ke Mediterania timur, sementara Jerman dan lainnya fokus pada diplomasi.

  • Azerbaijan: Negara ini menghentikan lalu lintas truk lintas batas dengan Iran setelah serangan drone Iran melukai empat warga sipil di eksklave Nakhchivan. (aljazeera)

***

Israel Luncurkan ‘Fase Baru’ Serangan Berat ke Teheran Iran

Ledakan di Teheran Iran

06/03/2026 – Serangan berat dilaporkan terjadi di Teheran pada hari Jumat setelah Israel menyatakan sedang menghantam “infrastruktur rezim” dalam “fase baru” perang yang diluncurkannya bersama Amerika Serikat melawan Iran.

Saat konflik memasuki hari ketujuh, dampak regionalnya terus berlanjut – dengan Qatar menyatakan telah mencegat sebuah pesawat tak berawak (drone) yang menargetkan pangkalan AS, dan Lebanon melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah meningkat menjadi 123 orang.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa saat ini ia tidak mempertimbangkan untuk mengirim pasukan darat AS ke Iran, setelah sebelumnya menyatakan bahwa ia “harus terlibat” dalam memilih pemimpin negara tersebut berikutnya.

Pemimpin tertinggi Ali Khamenei tewas ketika serangan AS-Israel dimulai pada hari Sabtu. Trump menolak kemungkinan putra Khamenei, Mojtaba, untuk menggantikan mendiang ayahnya, dan meremehkannya sebagai sosok “kelas ringan.”

Pada Jumat dini hari, media Iran melaporkan adanya serangan berat di ibu kota, Teheran, sesaat setelah Israel mengumumkan bahwa mereka menyerang “infrastruktur rezim” di kota tersebut.

Kepala militer Israel sebelumnya telah memperingatkan bahwa konflik tersebut bergerak ke “fase berikutnya” dan berjanji untuk “lebih jauh membongkar rezim serta kemampuan militernya.”

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth juga mengumumkan bahwa “kekuatan tempur di atas Iran dan Teheran akan segera melonjak drastis.”

Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa mereka telah menembakkan rudal ke arah Tel Aviv setelah gelombang ledakan sebelumnya yang menyebabkan kebakaran di sebuah gedung kediaman di kota Israel pusat tersebut.

Jurnalis AFP mendengar dua gelombang ledakan yang hampir bersamaan di Tel Aviv pada Kamis larut malam, sementara jejak roket juga menyinari langit di Netanya, yang terletak lebih jauh ke utara.

***

Korban Tewas Akibat Perang AS-Israel vs Iran Capai 1.348 Orang

Bangunan di Israel hancur karena rudal Iran

Sejak serangan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, ratusan orang tewas di berbagai negara di Timur Tengah.

Konflik ini juga menarik negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS, serta Lebanon, ke dalam eskalasi kekerasan.

Berikut jumlah korban tewas dari perang ini berdasarkan laporan resmi masing-masing negara hingga hari keenam konflik, 5 Maret.

Reuters Kamis (5/3/2026) belum melakukan verifikasi independen terhadap angka-angka ini.

  • Iran: Setidaknya 1.230 orang tewas, termasuk 175 siswi dan staf yang meninggal akibat serangan rudal di sebuah sekolah dasar di Minab, selatan Iran, pada hari pertama perang, menurut organisasi kemanusiaan Iranian Red Crescent Society. Belum jelas apakah angka ini sudah termasuk korban militer Korps Pengawal Revolusi Islam.
  • Israel: 10 warga sipil tewas, termasuk 9 orang dalam serangan rudal Iran di Beit Shemesh dekat Yerusalem pada 1 Maret, menurut layanan ambulans Magen David Adom. Militer Israel belum melaporkan adanya korban jiwa di pihak tentara.
  • Lebanon: Setidaknya 77 orang tewas akibat serangan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
  • Bahrain: 1 orang tewas akibat kebakaran di Salman Industrial City setelah intersepsi rudal, menurut Kementerian Dalam Negeri Bahrain.
  • Kuwait: 3 orang tewas, termasuk 2 tentara Kuwait, akibat serangan Iran, menurut Kementerian Kesehatan dan Luar Negeri Kuwait.
  • Oman: 1 orang tewas setelah sebuah proyektil mengenai kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall, MKD VYOM, di lepas pantai Muscat.
  • Uni Emirat Arab: 3 orang tewas, menurut Kementerian Pertahanan UEA.
  • Militer AS: 6 personel tewas dalam serangan terhadap fasilitas di Kuwait, menurut Komando Pusat AS (USCENTCOM).
  • Syria: 4 orang tewas akibat serangan rudal Iran di sebuah bangunan di kota selatan Sweida, menurut kantor berita negara SANA.
  • Irak: Setidaknya 13 orang tewas, termasuk 11 milisi, 1 tentara, dan 1 warga sipil, berdasarkan data pendaftaran kesehatan setempat.

Total korban tewas: 1.348 orang.

Perang ini menunjukkan eskalasi signifikan di kawasan, dengan dampak yang meluas tidak hanya di Iran dan Israel, tetapi juga di negara-negara tetangga yang terkait secara strategis maupun militer. (kontan)

***

IRGC: Rudal Khorramshahr-4 Hantam Bandara Ben Gurion, Ciptakan Neraka Bagi Musuh 

Ben-Gurion Airport

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dikutip Palestine Chronicle, Kamis (5/3/2026) menyatakan bahwa rudal balistik Khorramshahr-4 yang diluncurkan menuju Tel Aviv, Israel sukses menghantam bandara Ben Gurion. Rudal berhulu ledak 1 ton lebih itu juga menghantam markas Angakatan Udara Israel yang bermarkas di bandara itu.

Menurut IRGC, serangan ke Ben Gurion sebagai gelombang ke-19 dari Operasi Hanji Setia 4, yang digambarkan oleh Teheran sebagai serangan rudal dan drone terkoordinasi menargetkan aset-aset Israel dan Amerika Serikat (AS). IRGC mengatakan, rudal Khorramshahr-4 menghantam area bandara dan “menciptakan neraka bagi musuh” sambil mengeklaim bahwa rudal itu berhasil menerabas tujuh lapis sistem pertahanan udara Israel.

Menurut laporan Al Mayadeen, pejabat Iran juga mengatakan bahwa, luncuran rudal telah mengganggu aktivitas di bandara Ben Gurion. Diketahuin rudal Khorramsahr-4 di antara rudal yang paling canggih yang dimiliki Iran. (republika)

***

Trump Mendukung Serangan Milisi Kurdi di Dalam Wilayah Iran

Kurdish Peshmerga Fighters

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa ia akan menyetujui serangan oleh pejuang Kurdi Iran ke dalam wilayah Iran guna mendukung perang AS-Israel melawan Iran.

“Saya pikir luar biasa bahwa mereka ingin melakukannya, saya akan sangat mendukungnya,” kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Reuters.

Ketika ditanya apakah AS akan menyediakan atau telah menawarkan perlindungan udara, ia menjawab, “Saya tidak bisa memberitahu Anda hal itu,” namun menambahkan bahwa tujuan bagi kelompok Kurdi tersebut adalah “untuk menang.”

“Jika mereka akan melakukan itu, itu bagus,” tambah Trump.

Milisi Kurdi Iran telah berkonsultasi dengan Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir mengenai apakah, dan bagaimana, menyerang pasukan keamanan Iran di bagian barat negara itu, menurut tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Koalisi kelompok Kurdi Iran yang berbasis di perbatasan Iran-Irak di wilayah semi-otonom Kurdistan Irak telah berlatih untuk melancarkan serangan semacam itu dengan harapan dapat melemahkan militer negara tersebut, sementara Amerika Serikat dan Israel menggempur sasaran-sasaran Iran dengan bom dan rudal.

Sejak Amerika Serikat dan Israel meluncurkan perang pada hari Sabtu, Iran telah menyerang kelompok-kelompok Kurdi Iran yang berbasis di otonomi Kurdistan Irak, yang dituduh Teheran melayani kepentingan Barat dan Israel.

Meskipun secara historis warga Kurdi memiliki lebih sedikit gesekan dengan negara Iran dibandingkan saudara-saudara mereka di Irak, Turki, dan Suriah, warga Kurdi Iran merupakan salah satu dari sedikit kelompok oposisi bersenjata dan terorganisir di Iran.

Para ahli mengatakan mereka berpotensi membantu pasukan khusus menyusup dan menggoyahkan stabilitas Iran.

Trump juga mengisyaratkan keyakinannya bahwa rute pelayaran utama di dekat Iran, Selat Hormuz, akan tetap terbuka.

Penutupan Selat Hormuz—sebuah jalur sempit antara Iran dan Oman yang dilewati seperlima minyak mentah dan gas alam cair dunia—telah menjadi salah satu tujuan utama Iran, dan pelayaran melalui arteri energi penting tersebut hampir terhenti setelah serangan Iran terhadap enam kapal.

“Mereka tidak punya angkatan laut, Anda tahu angkatan laut mereka sekarang berada di dasar laut,” kata Trump. “Saya mengawasi Hormuz dengan sangat cermat.”

***

Konflik meluas: Kapal selam AS tenggelamkan kapal perang Iran di Samudra Hindia

Kapal IRIS Dena Iran

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth mengklaim kapal selam AS telah menenggelamkan “sebuah kapal perang Iran” di Samudra Hindia.

“Kapal itu merasa aman di perairan internasional, tapi justru dihantam torpedo,” ujarnya. Hegseth tidak menyebut nama kapal Iran yang diserang.

Namun sebelumnya Angkatan Laut Sri Lanka melaporkan bahwa kapal IRIS Dena tenggelam di Samudra Hindia. Sekitar 140 orang di dalamnya dinyatakan hilang.

Ini “memang bukan pertarungan yang seimbang, dan tidak dimaksudkan sebagai pertarungan yang seimbang,” kata Hegseth, seraya menambahkan bahwa Amerika Serikat sedang “menghantam Iran saat mereka sedang terpuruk.”

“Gelombang yang lebih besar akan datang. Kami baru memulainya,” ujarnya.

Pada Rabu (04/03), Angkatan Laut Sri Lanka menyatakan telah menyelamatkan 32 orang setelah menerima panggilan darurat dari kapal Angkatan Laut Iran IRIS Dena.

Juru bicara Angkatan Laut Sri Lanka, Budhika Sampath, mengatakan: “Meski berada di luar wilayah perairan kami, lokasi itu masih termasuk dalam zona pencarian dan penyelamatan kami. Jadi kami berkewajiban merespons sesuai kewajiban internasional.” (bbc)

***

Perang Iran Diestimasi Makan Biaya Rp1 Triliun Anggaran AS Per Hari

The US Air Force

Meskipun operasi Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menewaskan Pemimpin Agung Iran, Ayatullah Ali Khamenei, dianggap sebagai keberhasilan militer besar, perang yang dimulai pada 28 Februari 2026 tersebut berpotensi membebani anggaran keuangan negeri Paman Sam.

Meskipun operasi Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menewaskan Pemimpin Agung Iran, Ayatullah Ali Khamenei, dianggap sebagai keberhasilan militer besar, perang yang dimulai pada 28 Februari 2026 tersebut berpotensi membebani anggaran keuangan negeri Paman Sam.

Menurut analisis terbaru dari Institute for Policy Studies, biaya operasi militer AS di kawasan Timur Tengah, operasi yang dilakukan setelah beberapa pekan persiapan militer tersebut melibatkan pengerahan besar-besaran armada laut dan udara AS ke kawasan Timur Tengah, termasuk kelompok kapal induk, pesawat tempur, pesawat pengebom, serta berbagai aset dukungan logistik.

Laporan dari Institute for Policy Studies (IPS) berbasis Washington DC yang dirilis pada 3 Maret 2026 memperkirakan bahwa operasi militer di sekitar Iran saat ini menelan biaya setidaknya 59,39 juta dolar AS per hari.

Jika dikonversi dengan kurs sekitar Rp16.826,44 per dolar AS, jumlah tersebut setara dengan hampir Rp1 triliun setiap hari. Angka ini hanya mencakup biaya operasional harian dari sejumlah sistem militer utama yang dikerahkan dalam operasi tersebut. (metrotvnews)

***

Korban Tewas Serangan AS-Israel di Iran Naik Jadi 926 Orang

Sekolah di Iran hancur digempur AS-Israel

Kementerian Kesehatan Iran menyatakan jumlah korban tewas akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Iran meningkat menjadi 926 orang.

Dilansir dari TRT World, Kamis, 5 Maret 2026, juru bicara kementerian, Hossein Kermanpour mengatakan, sebanyak 6.186 orang lainnya terluka dalam serangan yang berlangsung antara 28 Februari hingga Selasa pukul 17.00 waktu setempat.

Dalam pernyataan yang diunggah di platform X, Kermanpour menyebutkan bahwa 2.054 korban luka saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, sebanyak 3.545 orang telah dirawat dan dipulangkan, dan 552 korban lainnya mendapatkan penanganan medis langsung di lokasi kejadian.

Ia menambahkan bahwa sejauh ini telah dilakukan 502 operasi bedah terhadap para korban luka.

Menurut data kementerian, perempuan menyumbang 13 persen dari total korban tewas, sementara laki-laki mencapai 87 persen.

Kermanpour mengatakan 180 korban tewas berusia di bawah 18 tahun, termasuk tiga anak berusia di bawah lima tahun.

Korban tewas termuda adalah seorang anak berusia satu tahun di Teheran. Di antara korban luka, 301 orang berusia di bawah 18 tahun dan 39 di antaranya berusia kurang dari lima tahun.

Korban luka termuda adalah bayi laki-laki berusia enam bulan, sementara korban tertua berusia 91 tahun.

Serangan besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terus berlanjut sejak Sabtu lalu, menewaskan ratusan orang termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta sejumlah pejabat militer senior.

Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat. (metrotvnews)

***

Ogah Kirim Pasukan Darat, Trump Persenjatai Suku Kurdi untuk Perang Melawan Iran

Kelompok Bersenjata Kurdi

Presiden AS Donald Trump belum mau mengirmkan pasukan darat untuk menggulingkan pemerintahan Iran. Amerika Serikat (AS) dikabarkan lebih memilih memanfaatkan peran pasukan Kurdi dalam melakukan serangan darat ke wilayah Republik Islam Iran.

Berbagai laporan internasional mengabarkan, Presiden Donald Trump setuju dengan membantu paket persenjataan ke kelompok bersenjata Kurdi untuk penggulingan pemerintahan di Teheran sebagai lanjutan dalam perang Zionis Israel-AS dengan Iran yang saat ini sudah memasuki hari ke-5.

Aljazirah melaporkan, Trump dalam dua hari terakhir ini, melakukan kontak-kontak genting menyangkut situasi perangnya bersama Zionis dalam menggulingkan kepemimpinan teokrasi di Negeri Para Mullah itu. Termasuk dengan melakukan sambungan komunikasi dengan dua pemimpin kelompok bersenjata Kurdi di perbatasan Iran, dan Irak.

“Pemerintah Presiden Donald Trump secara aktif membahas kemungkinan untuk mempersenjatai kelompok-kelompok Kurdi,” tulis laporan yang dikutip dari Aljazirah, Kamis (5/3/2026). (republika)

***

Jerman Tegas Menolak Ajakan Zionis-AS untuk Perangi Iran

Boris Pistorius

Jerman memastikan tidak bakal ikut-ikutan dalam perang melawan Republik Islam Iran yang diinisiasi penjajah Zionis Israel dan Amerika Serikat (AS). Meskipun menjadi salah satu anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) bersama AS, Panser Jerman tak mau ambil bagian dalam peperangan yang hingga kini turut membakar kawasan Timur Tengah (Timteng).

Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius mengatakan, Jerman hanya menghendaki berada dalam posisi yang merdekan situasi. “Jerman tidak akan bergabung dalam perang melawan Iran (yang dimulai oleh Israel-AS),” kata Pistorius seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (4/3/2026). “Dan Jerman hanya akan berupaya untuk meredakan ketegangan,” sambung dia.

Jerman bukan negara NATO pertama di Eropa yang menolak provokasi Zionis-AS untuk melakukan agresi terhadap Iran. Sebelumnya, Inggris juga menolak mentah-mentah ajakan bergabung dalam peperangan tersebut. Bahkan Spanyol, lebih tegas bukan cuma tak mau bergabung dengan AS-Zionis, tetapi juga melarang wilayah dan pangkalan militer AS yang berada di Spanyol dijadikan lokasi penyerangan terhadap Iran.

Pernyataan keras dari Spanyol itu pun berujung pada ancaman sanksi AS. Presiden Donald Trump kemarin menyampaikan marahnya kepada Spanyol dengan mengancam pemutusan hubungan dagang dengan Negeri Matador itu. (republika)

***

Iran Mulai Kirim Rudal Balistik ke Wilayah Turki 

Recep Tayyip Erdogan

Kementerian Pertahanan Turki seperti dikutip TRT World mengeluarkan pertanyaan pada Rabu (4/3/2026) bahwa sebuah rudal balistik Iran menuju Turki berhasil diintersep dan ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara NATO. Rudal itu diintersep di luar ruang udara Turki saat melintas di wilayah Irak dan Suriah.

Menurut Kementerian Pertahanan Turki sebagian dari serpihan rudal pengintersep jatuh di Distrik Dortyol di Provinsi Hatay. Tidak ada korban dalam insiden ini.

Ankara mengatakan bahwa niat dan kemampuan negara menjaga keamanan nasional masih dalam level tertinggi, sembari menekankan bahwa Turki mendorong stabilitas dan perdamaian regional. Pemerintah Turki menegaskan sangat mampu untuk mempertahankan wilayah dan melindungi warga negaranya dari ancaman pihak luar.

Pihak otoritas Turki mengingatkan bahwa setiap aksi tidak bersahabat akan bertemu dengan respons tegas dan mendesak semua pihak untuk menghindari langkah yang bisa memperluas konflik. Turki menambahkan bahwa akan terus berkonsultasi dengan NATO dan negara sekutu. (republika)

***

Mojtaba Hosseini Khamenei Dipilih Majelis Ahli Iran Sebagai Pemimpin Tertinggi 

Mojtaba Hosseini Khamenei

04/04/2026 – Dunia internasional kini resmi menyaksikan transisi kekuasaan bersejarah di Republik Islam Iran. Mojtaba Hosseini Khamenei, putra kedua dari mendiang Ayatollah Ali Khamenei, telah terpilih oleh Majelis Ahli (Assembly of Experts) sebagai Pemimpin Tertinggi (Rahbar) yang baru pada 4 Maret 2026.

Langkah ini diambil menyusul wafatnya Ali Khamenei pada 1 Maret 2026 akibat serangan udara yang menargetkan kediamannya di pusat Teheran. Mengenal Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru

***

Kapal Perusak AS Dihantam Rudal Iran: IRGC

USS Fitzgerald (DDG 62)

04/03/2026 – Sebuah kapal perusak Amerika menjadi target rudal yang ditembakkan oleh Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

IRGC menyatakan dalam sebuah pernyataan pada Rabu dini hari bahwa sebagai kelanjutan dari Operasi True Promise 4, rudal-rudal telah diluncurkan ke aset strategis AS di Samudra Hindia.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa sebuah kapal perusak AS yang sedang melakukan pengisian bahan bakar dari kapal tanker Amerika di Samudra Hindia, sekitar 650 kilometer dari pesisir selatan Iran, dihantam oleh rudal Qadr-360 dan Talaeiyeh milik Angkatan Laut IRGC.

Menurut laporan intelijen, terjadi kebakaran hebat di dek kedua kapal tersebut, yang mengirimkan gumpalan asap ke langit samudra.

Operasi True Promise 4 menandai respons signifikan dari kekuatan militer Iran terhadap agresi berkelanjutan oleh rezim Zionis dan AS terhadap Iran. (tasnimnews)

***

Trump Kena Batunya, Perang AS-Israel ke Iran Bawa “Kiamat” ke Amerika 

Ilustrasi bendera Amerika dan Iran

Perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran dinilai berpotensi membawa dampak besar bagi perekonomian Washington. Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu lonjakan harga energi global yang dapat mendorong inflasi, menekan daya beli masyarakat, dan menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi Negeri Paman Sam.

Serangan AS dan Israel ke Iran yang dibalas oleh Teheran telah mengguncang pasar minyak dunia. Konflik tersebut mengganggu pasokan energi global, termasuk penutupan efektif Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia.Dampaknya langsung terasa pada harga minyak mentah, dengan Brent sempat melonjak ke level tertinggi sejak Juli 2024. Para ekonom memperingatkan bahwa kenaikan harga minyak akan segera diterjemahkan menjadi lonjakan harga bensin di stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) AS, isu yang sangat sensitif secara politik.

Analis utama Oxford Economics, John Canavan, mengatakan harga bensin kemungkinan akan naik hanya dalam hitungan hari. “Harga di SPBU kemungkinan akan naik dalam beberapa hari,” ujarnya kepada AFP, dikutip Rabu (4/3/2026).

Canavan menambahkan bahwa harga bensin di AS sebenarnya sudah menunjukkan tren kenaikan sejak awal Januari. Menurutnya, para pengecer biasanya merespons dengan cepat setiap perkembangan geopolitik yang berpotensi mendorong harga lebih tinggi.

Lonjakan biaya energi ini diperkirakan akan membebani rumah tangga AS dan mengancam pengeluaran konsumen, yang mencakup sekitar dua pertiga dari produk domestik bruto (PDB) AS. Tekanan tersebut dinilai bisa merambat ke sektor lain, mulai dari transportasi hingga logistik. (cnbc)

***

Iran International : Majelis Ahli Pilih Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Mojtaba adalah putra dari almarhum Ayatollah Ali Khamanei – Majelis Ahli dilaporan Iran International, Rabu (4/3/2026), telah memilih Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran.

Laporan Iran International mengutip sumber menyebutkan bahwa pemilihan Mojtaba atas tekanan dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). (republika)

***

Iran melaporkan serangan AS-Israel terhadap gedung lembaga yang memilih pemimpin agung berikutnya

Iran’s Assembly of Experts

Serangan Israel dan AS pada hari Selasa menghantam gedung sebuah lembaga yang bertugas memilih pemimpin agung baru Iran, demikian laporan media yang berafiliasi dengan pemerintah.

“Penjahat Amerika-Zionis menyerang gedung Majelis Ahli di Qom,” di selatan Teheran, menurut kantor berita Tasnim.

Media lokal menunjukkan rekaman gedung tersebut rusak parah akibat serangan tersebut.

Pemimpin Agung Iran, Ali Khamenei, tewas dalam serangan AS dan Israel pada hari Sabtu. (alarabiya)

***

Inggris akan kirim kapal perang untuk bela pangkalan yang diserang Iran di Siprus

RAF Akrotiri British in Cyprus

Britania Raya akan mengirimkan sebuah kapal perang untuk mempertahankan pangkalan berdaulat Inggris, RAF Akrotiri, di Siprus, setelah pangkalan tersebut menjadi sasaran drone Iran kemarin, menurut laporan surat kabar The Times.

“HMS Duncan ‘kemungkinan besar’ akan dikerahkan untuk mempertahankan RAF Akrotiri seiring meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah,” demikian isi laporan tersebut.

Laporan The Times yang mengutip tiga sumber menyebutkan bahwa Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, telah melakukan pertemuan kemarin dengan tokoh-tokoh militer senior untuk membahas pengiriman HMS Duncan ke wilayah tersebut.

Prancis juga berencana mengirimkan sistem anti-rudal dan anti-drone ke Siprus menyusul serangan Iran tersebut, menurut laporan media Siprus sebelumnya. (timesofisrael)

***

Iran Klaim 560 Tentara AS Tewas-Luka Akibat Serangan Balasannya 

Pangkalan AS di Bahrain

Militer Iran terus menggempur pangkalan-pangkalan Amerika Serikat (AS) di negara-negara Teluk sebagai pembalasan atas serangan AS dan Israel sejak Sabtu (28/2) waktu setempat. Teheran mengklaim sedikitnya 560 tentara AS tewas atau terluka akibat serangan pembalasan mereka.

Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya pada Angkatan Bersenjata Iran, Kolonel Ebrahim Zolfaghari, seperti dilansir media lokal Iran, Press TV, Selasa (3/3/20206), mengumumkan pencapaian dari “Operasi Janji Sejati 4” yang membalas serangan AS-Israel dan pembunuhan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei.

Dalam operasi tersebut, pasukan Iran menargetkan kapal induk AS, USS Abraham Lincoln, dengan empat rudal jelajah. Diklaim oleh Zolfaghari bahwa serangan rudal itu membuat USS Abraham Lincoln “kabur” ke perairan tenggara Samudra Hindia. (detik)

***

787 Warga Sipil Iran Syahid Akibat Serangan AS-Israel 

Bulan Sabit Merah Iran

03/03/2026 – Jumlah korban jiwa akibat serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel telah meningkat menjadi 787 orang. Demikian laporan Aljazirah, mengutip data yang disampaikan Bulan Sabit Merah Iran pada Selasa (3/3/2026).

Militer Israel dan AS mulai menyerang Iran pada Sabtu (28/2/2026) lalu. Operasi ini tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa di sejumlah wilayah Iran.

Pemimpin tertinggi negara republik Islam tersebut, Ayatullah Ali Khamenei, juga dilaporkan syahid usai kediamannya di Teheran menjadi sasaran serangan udara AS-Israel. (republika)

***

Menlu AS Klaim AS ‘Dipaksa’ Israel Serang Iran

Benjamin Netanyahu dan Marco Rubio

Israel sejak awal berniat menggagalkan negosiasi AS-Iran. Menteri Luar Negeri AS Mark Rubio mengungkapkan bahwa Amerika Serikat terpaksa ikut menyerang Iran karena nafsu perang Israel. Menurutnya, tekad Israel untuk menyerang Iran dan kepastian bahwa pasukan AS akan menjadi sasaran sebagai balasannya memaksa pemerintahan Trump untuk melakukan serangan.

Hal itu ia sampaikan pada Senin malam saat memberikan pengarahan pertama pemerintahan Trump kepada Kongres AS sejak memerintahkan kampanye udara dimulai pada akhir pekan. Yang disampaikan Rubio ini adalah penjelasan baru soal alasan masuknya Washington secara mengejutkan ke dalam konflik tersebut.

Rubio; direktur CIA, John Ratcliffe; dan kepala staf gabungan, ketua Dan Caine; berbicara kepada para anggota parlemen secara tertutup di Capitol menjelang pemungutan suara yang diharapkan akhir pekan ini di Kongres mengenai resolusi kekuatan perang yang memberikan peluang yang tidak mungkin untuk memaksa Trump mengakhiri permusuhan terhadap Iran.

“Sangat jelas bahwa jika Iran diserang oleh siapapun – Amerika Serikat atau Israel atau siapa pun – mereka akan membalas, dan membalas dengan melawan Amerika Serikat,” kata Rubio kepada wartawan di Capitol dilansir the Guardian. (republika)

***

AS menyatakan telah ‘menghancurkan’ fasilitas komando IRGC Iran

Ledakan di Teheran Iran

03/03/2026 – Pasukan militer AS telah menghancurkan pos-pos komando Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran serta situs pertahanan udara dan peluncuran rudal Iran, dalam perang Timur Tengah yang pecah akhir pekan lalu, demikian disampaikan Komando Pusat AS (CENTCOM) pada hari Selasa.

“Pasukan AS telah menghancurkan fasilitas komando dan kendali Korps Garda Revolusi Islam, kemampuan pertahanan udara Iran, situs peluncuran rudal dan drone, serta lapangan udara militer selama operasi berkelanjutan,” kata CENTCOM dalam sebuah unggahan di X.

Sejak Sabtu, pasukan AS dan Israel sejauh ini telah menyerang ratusan target di seluruh Iran, termasuk rudal, angkatan laut, dan situs komando-kendali Republik Islam tersebut.

Empat anggota militer AS diumumkan tewas dan tiga jet tempur telah ditembak jatuh—yang secara resmi disebut akibat tembakan kawan sendiri (friendly fire).

Iran telah menembakkan rudal ke arah Israel, ke pangkalan-pangkalan AS di sekitar kawasan tersebut, dan juga ke target-target di negara-negara Arab regional—Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab—sesuatu yang disebut Trump sebagai “kejutan terbesar.” (alarabiya)

***

Enam Tentara AS Tewas Kena Serangan Balasan Iran

Perang Iran vs Israel Amerika

03/03/2026 – Jumlah tentara AS yang tewas terkait agresi militer ke Iran terus bertambah. Enam anggota militer AS tewas dalam operasi militer AS melawan Iran, kata Komando Pusat AS pada Senin sore. Pengumuman tersebut muncul satu hari setelah pihak militer mengkonfirmasi kematian tiga anggota militer AS pada Ahad, yang merupakan kematian pertama yang diketahui sejak serangan terhadap Iran dimulai pada hari Sabtu.

Laporan terbaru ini hanya beberapa jam setelah Komando Pusat melaporkan bahwa anggota militer AS yang keempat telah terbunuh.

Komando Pusat AS melansir bahwa pada pukul 16.00 waktu AS pada hari Senin, enam anggota militer AS “tewas dalam aksi”. Mereka menambahkan bahwa pasukan AS “baru-baru ini menemukan sisa-sisa dua anggota militer yang sebelumnya belum ditemukan dari sebuah fasilitas yang diserang selama serangan awal Iran di wilayah tersebut”. (republika)

***

IRGC Umumkan Rudal Hantam Kantor Perdana Menteri, Nasib Netanyahu Belum Diketahui 

Benjamin Netanyahu

02/03/2026 – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) seperti dikutip Al Mayadeen, pada Senin (2/3/2026) mengumumkan bahwa rudal mereka berhasil menghantam kantor Perdana Menteri Israel. Namun demikian, IRGC belum memastikan apakah Benjamin Netanyahu ikut menjadi korban dalam gelombang serangan ke-10 itu.

“Kantor dari rezim zionis kriminal Perdana Menteri dan lokasi dari Komandan Angkatan Udara dari rezim angkatan bersenjata ini menjadi target dan terhantam parah oleh serangan kejutan rudal Kheibar dari gelombang ke-10 angkatan bersenjata Republik Islam Iran,” demikian keterangan resmi IRGC dikutip The Cradle.

Dalam kalimat selanjutnya, IRGC mengatakan, “Nasib dari Perdana Menteri dari rezim zionis belum diketahui. Serangan sukses rudal Iran ke wilayah pendudukan dalam gelombang ke-10 fokus pada kantor pemerintahan rezim zionis; capaian dari serangan dan informasi tambahan akan diumumkan kemudian.” (republika)

***

Iran Aktifkan Perang Gerilya ‘Decentralized Mosaic Defence’

IRGC Iran

Iran dikabarkan telah mengubah strategi pertahanan mereka hari ini, Senin (2/3/2026), dengan mengaktifkan ‘Decentralize Mosaic Defence’, sebuah doktrin perang gerilya yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayahnya. Langkah ini diambil setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel menghantam jalur komando pusat pada Ahad, kemarin.

Strategi baru ini telah merestrukturisasi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menjadi 31 unit operasional otonom: satu unit di Teheran dan 30 unit lainnya tersebar di bawah komando tingkat provinsi. Setiap komandan unit diberikan kebebasan penuh untuk mengambil keputusan perang tanpa persetujuan pusat di Teheran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan, Iran telah lama mempelajari bagaimana bertempur dengan Amerika Serikat dan sekutunya. “Pengeboman di Ibu Kota kami tidak berdampak pada kemampuan kami untuk berperang. Decentralized Mosaic Defence memungkinkan kami untuk memutuskan kapan, dan bagaiman perang akan berakhir,” kata dia melalui X pada Ahad, kemarin. (republika)

***

Serangan Drone Hentikan Operasi Kilang Minyak Raksasa di Saudi

Kilang Minyak Ras Tanura

Operasi kilang minyak bumi Ras Tanura milik Saudi Aramco di Arab Saudi dihentikan sementara usai serangan drone terjadi di kawasan tersebut. Mengutip Blomberg, Senin (2/3/2026), informasi tersebut dikonfirmasi oleh sejumlah sumber yang mengetahui perkembangan situasi. Bagaimanapun, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari perusahaan milik Kerajaan tersebut kepada publik.

Kilang Ras Tanura merupakan salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar di dunia. Berlokasi di pesisir Teluk Arab, fasilitas ini memiliki kapasitas pengolahan hingga 550 ribu barel minyak mentah per hari. (republika)

***

Bulan Sabit Merah Iran sebut 555 orang tewas di Iran sejak awal perang

Bulan Sabit Merah Iran

Sebanyak 555 orang tewas di seluruh penjuru Iran akibat serangan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai dua hari lalu, demikian pernyataan Bulan Sabit Merah Iran pada hari Senin.

“Menyusul serangan teroris Zionis-Amerika yang dilakukan di berbagai wilayah negara kita, sejauh ini 131 kota telah terdampak dan sangat disayangkan, 555 rekan senegara kita telah gugur,” ungkap kelompok kemanusiaan tersebut dalam sebuah unggahan di Telegram. (alarabiya)

***

Iran Dikeroyok, Prancis-Jerman-Inggris Ikut Perang AS-Israel di Arab

Iran bakal dikeroyok negara lain, selain Amerika Serikat (AS) dan Israel. Minggu, tiga negara Eropa, Prancis-Jerman-Inggris mengatakan siap untuk membela kepentingan mereka dan sekutu di Teluk jika perlu dengan mengambil “tindakan defensif” terhadap Iran.

Bendera Jerman, Israel, Uni Eropa

Para pemimpin ketiga negara tersebut mengaku terkejut dengan serangan rudal tanpa pandang bulu dan tidak proporsional yang diluncurkan oleh Iran terhadap negara-negara di kawasan itu. Termasuk negara-negara yang tidak terlibat dalam operasi militer awal AS dan Israel. (cnbc)

***

Pejabat tinggi Iran menyatakan bahwa Teheran “tidak akan bernegosiasi” dengan AS

Ali Larijani, Kepala Dewan Keamanan

Iran ‘tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat,’ kata Ali Larijani, kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Teheran yang berpengaruh, pada hari Senin.”

Ledakan telah terdengar di kota-kota termasuk Dubai, Abu Dhabi, dan Doha, setelah pejabat tinggi Iran menyatakan bahwa Teheran “tidak akan bernegosiasi” dengan AS. Presiden Donald Trump sebelumnya memperingatkan akan adanya lebih banyak korban dari pihak AS setelah tiga warga Amerika tewas. (cnn)

****

Iran menyerang Eropa untuk pertama kalinya, hantam pangkalan Inggris di Siprus

Drone menghantam RAF Akrotiri beberapa jam setelah rudal Iran menargetkan pulau tersebut, merusak pusat militer utama Inggris dan meningkatkan pertaruhan dalam perang yang meluas melibatkan Israel, Iran, dan pasukan Barat.

RAF Akrotiri base in Cyprus

Iran menyerang sebuah negara Eropa untuk pertama kalinya pada Senin malam, dengan apa yang diyakini oleh pejabat Inggris sebagai drone Iran yang menghantam pangkalan udara utama Angkatan Udara Kerajaan (RAF) di Siprus, beberapa jam setelah Teheran meluncurkan dua rudal ke arah pulau tersebut.

Ledakan kuat terdengar sekitar tengah malam di RAF Akrotiri setelah “ancaman keamanan” dinyatakan, menurut pejabat Inggris. Pangkalan yang menampung sekitar 2.000 personel beserta keluarga mereka tersebut mengalami “kerusakan terbatas,” menurut otoritas Siprus, namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. (ynetnews)

***

Israel membom Beirut setelah Hizbullah meluncurkan serangan roket

02/03/2026 – Pesawat jet Israel telah membom ibu kota Lebanon, Beirut, setelah Hizbullah meluncurkan apa yang dikatakannya sebagai serangan roket dan drone terhadap pangkalan militer di dekat Haifa, Israel utara.

Beirut Lebanon

Kelompok bersenjata Lebanon yang bersekutu dengan Iran tersebut menyatakan pada Senin pagi bahwa serangan itu merupakan pembalasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, “demi membela Lebanon dan rakyatnya,” serta “sebagai tanggapan atas agresi Israel yang berulang kali”.

***

Hizbullah Masuk ke Pusaran Perang Iran, Tembakkan Salvo Rudal ke Israel

02/03/2026 – Tentara Israel menyatakan bahwa pihaknya menargetkan kelompok yang didukung Iran tersebut di seluruh wilayah Lebanon.

Roket Hizbullah

Kelompok Hizbullah Lebanon secara resmi memasuki konflik terbaru di kawasan tersebut pada Minggu malam, dengan menembakkan rudal dan drone ke arah Israel. Mereka mengeklaim aksi ini sebagai pembalasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran.

Militer Israel dengan cepat melancarkan serangan terhadap target-target Hizbullah di seluruh negeri, termasuk di pinggiran selatan Beirut.

Hizbullah menyatakan bahwa mereka menyerang Israel “sebagai pembalasan atas darah suci” Ali Khamenei, “demi membela Lebanon dan rakyatnya, serta sebagai tanggapan atas serangan Israel yang berulang kali terjadi.” (alarabiya)

***

IRGC: Rudal Balistik Iran Hantam Kapal Induk USS Lincoln

01/03/2025 21:55 – Pentagon melansir tiga tentara AS tewas dan lima luka parah – Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) mengatakan pada Ahad bahwa mereka telah menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln di Teluk. Balasan ini setelah serangan AS dan Israel menewaskan pemimpin tertinggi negara tersebut.

“Kapal induk AS Abraham Lincoln diserang oleh empat rudal balistik,” kata Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh media lokal. Garda memperingatkan bahwa “darat dan laut akan semakin menjadi kuburan para agresor teroris.”

Kapal Induk USS Lincoln

USS Abraham Lincoln adalah salah satu kapal induk bertenaga nuklir Amerika, yang oleh Angkatan Laut disebut sebagai “kapal perang terbesar di dunia.” Kapal ini merupakan sepuluh kapal induk bertenaga nuklir di AS, yang dikenal sebagai kelas Nimitz.

Kapal induk kelas Nimitz memiliki panjang 333 meter, dapat mengangkut sekitar 100.000 ton peralatan, termasuk 65 pesawat dan beberapa rudal, menurut Angkatan Laut AS. (republika)

***

Serangan Iran Tewaskan 6 Orang di Israel

01/03/2025 20:40 – Serangan terbaru Iran di Israel menewaskan sedikitnya enam orang. Iran melancarkan balasan ke Israel Tengah, sejak berita kematian Khamenei diumum kan.

Serangan Iran ke Beit Shemesh

“Layanan darurat telah memperingatkan adanya korban jiwa di Beit Shemesh, termasuk seorang gadis muda,” tulis laman AFP.

“Kabar kematian tersebut muncul setelah Garda Revolusi Iran mengumumkan gelombang serangan baru terhadap musuh,” tambahnya.

Iran Bantah Targetkan Tetangga Arab

Kepala keamanan Iran membantah bahwa Teheran menargetkan negara-negara tetangganya di kawasan itu, Minggu. Ia menegaskan bahwa pembalasannya ditujukan pada pangkalan-pangkalan AS.

Meskipun demikian, di UEA, pembalasan Iran telah menyebabkan tiga orang meninggal sementara 58 orang terluka. UEA merupakan tempat basis militer AS, dan sekutu Israel di Arab.

Sementara Kementerian Luar Negeri Arab Saudi telah memanggil duta besar Iran. Serangan Iran juga menargetkan kerajaan tersebut dan sejumlah negara sahabat lain.

Eskalasi ini membuat negara-negara Teluk mengadakan pertemuan pada Minggu malam ini untuk membahas tanggapan terpadu terhadap serangan Iran. Pertemuan tersebut akan dilakukan secara daring karena penutupan bandara.

Kapal Tanker Minyak Tenggelam

Sebuah kapal tanker minyak tenggelam setelah dihantam rudal Iran saat mencoba melewati Selat Hormuz. Perairan itu, yang dilalui seperempat dari minyak dunia dan seperlima dari seluruh gas alam cair bumi, kini diancam akan ditutup oleh pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC).

Laporan dikatakan television Iran. Namun tak jelas detik soal kapal tersebut.

OPEC Umumkan Peningkatan Produksi Minyak

Delapan negara OPEC+ mengumumkan peningkatan kuota produksi minyak kartel yang lebih besar dari perkiraan. Yaitu sebesar 206.000 barel per hari.

Kelompok tersebut, yang mencakup Arab Saudi dan Rusia, tidak secara eksplisit menyebutkan pecahnya konflik Iran. Tetapi menyebutkan “prospek ekonomi global yang stabil dan fundamental pasar yang sehat saat ini” sebagai alasan peningkatan tersebut.

Inggris Beri Warning ke Warga

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Inggris mendesak warga negaranya di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan UEA untuk berlindung. Mereka diminta tidak meninggalkan tempat.

‘Kami sekarang menyarankan untuk menghindari semua perjalanan kecuali perjalanan penting ke Bahrain, Kuwait, Qatar, dan UEA,” katanya di X dalam pembaruan terbarunya.

Menteri Pertahanan Inggris John Healey mengatakan Iran telah melakukan “serangan balasan tanpa pandang bulu”. Dikatakannya pula bahwa “dua rudal balistik yang ditembakkan ke arah Siprus”, meskipun analis menilai kemungkinan besar tidak menargetkan pulau Mediterania tersebut.

Israel Serang Lagi Teheran

Tentara Israel kembali mengumumkan bahwa mereka melancarkan lagi serangan “skala besar” yang menargetkan “jantung Teheran”. Menteri Pertahanan Israel Israel Katz juga memuji pembunuhan Khamenei sebagai “titik balik dalam perang”.

“Ia memimpin kampanye penghancuran terhadap Negara Israel, ia membangun seluruh poros kejahatan di sekitar kita, dan di dalam Iran sendiri ia mengejar garis tanpa kompromi terhadap Negara Israel,” kata Katz.

Iran Tunjuk Pemimpin Tertinggi Sementara

Ayatollah Alireza Arafi

Iran menunjuk Ayatollah Alireza Arafi sebagai Pemimpin Tertinggi Sementara. Ini menjadi sebuah langkah penting dalam transisi kepemimpinan negara tersebut setelah kematian pemimpin lama Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara gabungan AS-Israel di Teheran pada Sabtu.

Arafi adalah seorang ulama senior. Ia orang dalam Khamenei yang sudah lama berkecimpung dalam hierarki agama dan politik Iran.

Pembunuhan Khamenei adalah Perang Terhadap Muslim

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pembunuhan Khamenei adalah deklarasi perang terhadap Muslim. Ia bahkan bersumpah akan membalas dendam.

Kepala keamanan Iran Ali Larijani kemudian berjanji akan menyerang AS dan Israel dengan kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebelumnya, militer Iran mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka menargetkan pangkalan AS di wilayah Kurdistan Irak dan di Teluk sebagai tanggapan atas serangan yang dilancarkan oleh AS dan Israel.

AS Cegat Drone di Irak

Sistem pertahanan AS mencegat setidaknya dua drone pada hari Minggu, di atas kota Erbil di Irak utara. Sementara sirene berbunyi dari konsulat Amerika di sana.

Para pejabat AS juga memperingatkan warga di Bahrain untuk menghindari hotel di ibu kota Manama. Di sisi lain staf di kedutaan AS di Yordania diberitahu untuk menghindari kompleks kedutaan, dengan alasan risiko serangan.

Protes Meletus Dukung Iran Balas AS Bunuh Khamenei

Kerumunan dilaporkan berkumpul di selatan Iran untuk menyerukan pembalasan setelah pembunuhan Khamenei dalam serangan AS dan Israel. Pertemuan serupa terjadi di tempat lain di Iran termasuk di Teheran dan kota Yazd di bagian tengah.

Ratusan demonstran di Irak, yang secara resmi menyatakan tiga hari berkabung untuk Khamenei, juga mencoba menyerbu Zona Hijau di Baghdad. Ini merupakan tempat kedutaan AS berada.

Di Pakistan, sembilan orang tewas ketika ratusan demonstran mencoba menyerbu konsulat AS di kota besar Karachi, kata layanan penyelamatan setempat.

Ribuan Muslim Syiah bergabung dalam demonstrasi di Kashmir yang dikelola India, banyak di antaranya meneriakkan slogan anti-Israel dan anti-AS.

Badan Nuklir PBB akan Bertemu

Badan nuklir PBB akan mengadakan pertemuan luar biasa tentang Iran pada hari Senin. Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang berbasis di Wina mengatakan pertemuan itu atas permintaan Rusia, sekutu utama Teheran. (cnbcindonesia)

***

Iran meluncurkan gelombang serangan baru terhadap Israel dan pangkalan AS pasca kematian Khamenei

Iran meluncurkan gelombang baru serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) pada hari Minggu yang menargetkan pangkalan militer AS di kawasan tersebut serta Israel, demikian lapor media pemerintah, sebagai balasan atas serangan besar-besaran yang menewaskan pemimpin tertinggi Ali Khamenei.

Sebanyak dua puluh tujuh pangkalan AS di kawasan itu, serta markas besar militer Israel dan kompleks industri pertahanan di Tel Aviv, termasuk di antara target serangan tersebut, lapor TV pemerintah Iran.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan sebelumnya pada hari Minggu bahwa mereka akan meluncurkan operasi “paling ganas” dalam sejarah melawan Israel dan pangkalan-pangkalan AS.

“Operasi ofensif paling ganas dalam sejarah angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan dimulai kapan saja sekarang,” tulis Garda Revolusi melalui saluran Telegram mereka.

***

Proses transisi Khamenei dimulai hari ini, kata pejabat keamanan Iran

Kepala keamanan Iran, Ali Larijani, menyatakan bahwa proses transisi menyusul terbunuhnya pemimpin tertinggi Ali Khamenei akan dimulai pada hari Minggu.

“Dewan kepemimpinan sementara akan segera dibentuk. Presiden, kepala peradilan, dan seorang pakar hukum dari Dewan Garda akan memegang tanggung jawab hingga terpilihnya pemimpin berikutnya,” ujar Larijani, kepala badan keamanan tertinggi Iran, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, yang juga merupakan penasihat Khamenei.

“Dewan ini akan dibentuk sesegera mungkin. Kami sedang berupaya untuk membentuknya paling cepat hari ini,” katanya dalam sebuah wawancara yang disiarkan oleh televisi pemerintah. (alarabiya)

***

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dipastikan tewas akibat serangan Israel dan AS 

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dipastikan tewas akibat serangan Israel dan AS, menurut konfirmasi televisi pemerintah Iran. Pengumuman tersebut disampaikan pada hari Minggu, 1 Maret 2026. (alarabiya)

***

Seorang Wanita Tewas, 22 Luka-luka Akibat Serangan Langsung di Tel Aviv Setelah Sirene Terlambat Berbunyi

01/03/2026 – Tim darurat menyatakan bahwa di antara para korban luka terdapat seorang pria yang terluka parah akibat serpihan peluru; seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat sementara tim terus menyisir bangunan yang rusak untuk mencari kemungkinan adanya korban tambahan.

Seorang wanita tewas dan sedikitnya 22 orang lainnya luka-luka dalam serangan langsung ke sebuah gedung hunian saat rentetan serangan yang menargetkan Tel Aviv pada Sabtu malam. Salah satu korban luka dilaporkan dalam kondisi serius, satu lainnya dalam kondisi sedang, dan sisanya mengalami luka ringan.

Tim penyelamat sedang menyisir lokasi kejadian, di mana terbentuk sebuah kawah besar, karena kekhawatiran adanya orang lain yang mungkin terjebak atau terluka.

Untuk alasan yang masih belum jelas, sirene tidak memberikan waktu standar satu setengah menit bagi penduduk untuk mencapai ruang pelindung, sehingga mereka memiliki waktu yang lebih sedikit dari yang seharusnya, meskipun sudah ada peringatan dini mengenai antisipasi peluncuran serangan tersebut. Pihak IDF menolak berkomentar untuk saat ini terkait laporan keterlambatan aktivasi sirene tersebut. (ynetnews)

***

Setidaknya satu orang luka parah dalam serangan rudal di Tel Aviv

01/03/2026 04:08 – Setidaknya satu orang terluka parah akibat hantaman rudal balistik Iran di Tel Aviv, menurut layanan ambulans Magen David Adom (MDA). Pria berusia 40-an tersebut sedang dibawa ke rumah sakit.

MDA menyatakan bahwa mereka terus menyisir lokasi untuk mencari kemungkinan adanya korban luka lainnya di tempat kejadian.

***

Ledakan terus berlanjut di langit Doha

01/03/2026 03:55 – Intersepsi yang terlihat kini dapat disaksikan dan terdengar di langit ibu kota Qatar tersebut.

Ledakan telah terdengar sepanjang hari, namun rekan-rekan kami di lapangan mengatakan bahwa gelombang terbaru ini adalah yang paling keras sejauh ini.

***

Laporan Reuters dan media Israel: Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas 

01/03/2026 03:10 – Kantor berita Reuters dan media Israel melaporkan tewasnya Khamenei dengan mengutip pejabat “senior” Israel yang tidak disebutkan namanya.

Kepala hubungan masyarakat di kantor Pemimpin Tertinggi Iran menuduh musuh-musuh negara tersebut melakukan “perang mental” (perang urat saraf) menyusul laporan Israel bahwa Ayatollah Ali Khamenei telah tewas, demikian dilaporkan media pemerintah Iran.

***

Iran Mulai Tutup Selat Hormuz

28/02/2026 23:27 – IRGC mengirim pesan, “tidak ada kapal yang boleh melintasi Selat Hormuz”.

Seorang pejabat dari misi kelautan European Union, Aspides, dilaporkan Reuters pada Sabtu (28/2/2026), mengatakan bahwa kapal-kapal telah menerima transmisi pesan dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang mengatakan, “tidak ada kapal yang boleh melintasi Selat Hormuz”. Pesan dari IRGC itu diterima kapal-kapal di tengah gelombang serangan balasan Iran terhadap agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Selat Hormuz diketahui menjadi salah satu rute perdagangan minyak paling vital di dunia, yang menghubungkan negara-negara raksasa pemroduksi minyak di Teluk Persia seperti Arab Saudi, Iran, Irak dan Uni Emirat Arab dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Lebih dari 21 juta barel minyak melintas di Selat Hormuz setiap harinya, atau 37 persen dari lalu lintas perdagangan minyak di dunia. (republika)

***

Amukan Iran Berlanjut, 14 Pangkalan Militer AS di Tujuh Negara Jadi Sasaran

28/02/2026 23:11 – Republika Islam Iran tak main-main dengan janjinya menyerang semua pangkalan militer AS di kawasan jika mereka diserang lebih dulu. media Iran melaporkan, sejauh ini sudah 14 pangkalan militer AS di seantero Asia Barat dihajar rudal-rudal Iran.

Kantor Berita Tasnim melaporkan, sumber di militer Iran menyatakan belasan pangkalan militer itu sudah disasar Iran.  Behnam Saeedi, Sekretaris Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri di Dewan Syura Iran, juga mengkonfirmasi hari ini bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah menargetkan tujuh pangkalan militer AS di tujuh negara.

Saeedi menambahkan bahwa tanggapan Republik Islam terhadap agresi tersebut bersifat langsung dan apa yang telah dilakukan sejauh ini barulah semacam latihan, bukan tanggapan yang tegas. Iran sebelumnya telah bersumpah bahwa pangkalan militer Washington di wilayah tersebut akan diserang jika Republik Islam menjadi sasarannya.

AS memiliki delapan pangkalan militer permanen di Asia Barat, yang terletak di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Selain itu, mereka memiliki akses ke sekitar belasan fasilitas militer lainnya di kawasan ini, termasuk lokasi di Mesir, Irak, Yordania, Oman, Arab Saudi, dan Suriah. (republika)

***

Ledakan lebih lanjut terdengar di Abu Dhabi, Manama, Doha

Warga dan koresponden AFP di ibu kota Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain mendengar ledakan lebih lanjut, saat Iran meluncurkan gelombang serangan balasan di Teluk menyusul serangan AS dan Israel.

Seorang koresponden AFP di Manama mendengar setidaknya dua ledakan, sementara jurnalis di Qatar melaporkan gelombang ledakan baru. Warga di Abu Dhabi juga mendengar suara ledakan.

Dua saksi mata mengatakan kepada AFP bahwa mereka melihat asap membubung dari pangkalan Al Dhafra di Abu Dhabi, yang menampung pasukan AS. (timesofisrael)

***

Iran Tegaskan Serangan Balasan terhadap AS-Israel Akan Terus Berlanjut Tanpa Henti

28/02/2025 20:47 – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan telah meluncurkan “gelombang pertama” serangan balasan berupa rudal dan drone terhadap Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Dalam pernyataannya, IRGC juga menyebut seluruh pangkalan, aset, dan kepentingan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sebagai target sah militer Iran.

“Semua pangkalan Israel dan AS di kawasan telah dihantam oleh pukulan kuat rudal Iran,” demikian pernyataan tersebut, dikutip dari Channel News Asia.

IRGC menambahkan bahwa operasi militer tersebut akan terus berlanjut tanpa henti hingga musuh “dikalahkan secara menentukan.”

Pernyataan ini menandai eskalasi besar konflik, dengan Iran secara terbuka memperluas target serangan tidak hanya ke Israel, tetapi juga ke kepentingan Amerika Serikat di kawasan.

Serangan balasan Iran dilakukan setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap sejumlah target di Iran, yang memicu konfrontasi langsung antara kedua pihak.

Perkembangan ini meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik menjadi perang regional yang melibatkan banyak negara di Timur Tengah.

Sebelumnya, sejumlah negara Teluk, termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Yordania, mencegat rudal Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, dengan beberapa fasilitas yang terkait dengan militer AS dilaporkan menjadi sasaran. (metrotvnews)

***

Sirene berbunyi di Israel tengah, IDF berupaya mencegat rudal

28/02/2026 20:45 – Sirene berbunyi di Tel Aviv dan di seluruh wilayah Israel tengah di tengah serangan rudal balistik terbaru dari Iran.

IDF (Pasukan Pertahanan Israel) menyatakan bahwa mereka sedang berupaya untuk menembak jatuh rudal-rudal tersebut. (timesofisrael)

***

Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Kuwait, UEA, dan Bahrain

Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan telah melancarkan serangan balasan terhadap empat pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah pada Sabtu (28/2).

Langkah tersebut diambil sebagai respons langsung atas gempuran udara AS dan Israel ke Teheran serta kota-kota lain di Iran pada hari yang sama.

Berdasarkan laporan media pemerintah Iran, seperti dikutip dari CNN, IRGC mengonfirmasi rentetan serangan rudal tersebut menargetkan titik-titik strategis militer AS di wilayah Teluk.

Titik-titik itu adalah Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA), serta Markas Armada Kelima AS (US Fifth Fleet) di Bahrain.

Kondisi tersebut sejalan dengan peringatan keras Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang sebelumnya menyatakan bahwa kekuatan militer terkuat di dunia sekalipun dapat dipukul hingga jatuh.

Laporan serangan tersebut juga menjelaskan penyebab terdengarnya ledakan keras di Qatar (Doha), Uni Emirat Arab (Abu Dhabi), dan Kuwait (Kuwait City) sebelumnya.

Kementerian Pertahanan Qatar sebelumnya telah mengonfirmasi upaya pencegatan (intercept) terhadap rudal-rudal yang mengarah ke wilayah mereka.

Sementara itu, sebelumnya dilaporkan sirine peringatan terus meraung di Kuwait seiring dengan meningkatnya aktivitas sistem pertahanan udara di kawasan tersebut.

Dengan keterlibatan langsung pangkalan di Qatar, Kuwait, dan UEA, konflik yang dipicu “operasi besar-besaran” Presiden AS Donald Trump kini resmi berubah menjadi perang regional yang melibatkan banyak negara.

Situasi tersebut juga telah membuat Qatar, Kuwait, dan UEA menutup wilayah udara mereka bagi penerbangan sipil karena wilayah tersebut kini menjadi zona pertempuran aktif antara rudal Iran dan sistem pertahanan udara AS. (cnn)

***

Iran Serang Pangkalan Militer AS di Bahrain; Ledakan Terdengar di Seluruh Kawasan Teluk

Video menunjukkan kepulan asap membubung setelah Iran menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, menyusul serangan Israel–AS di berbagai wilayah Iran. Dua rudal berhasil dicegat di atas Qatar, sementara ledakan dilaporkan terdengar di Abu Dhabi, Kuwait, dan Arab Saudi. (aljazeera)

***

Peluncuran rudal baru Iran terdeteksi; sirene bersiap berbunyi di wilayah selatan

17:34 – IDF (Pasukan Pertahanan Israel) menyatakan telah mendeteksi peluncuran baru rudal balistik dari Iran.

Sirene diperkirakan akan berbunyi di Israel selatan dalam beberapa menit ke depan.

Warga Israel yang mendapatkan peringatan diperintahkan untuk segera memasuki bungker perlindungan bom. (timesofisrael)

***

Serangan Israel Targetkan Khamenei dan Pezeshkian, Kata Pejabat Israel; Hasilnya Saat Ini Belum Jelas

Serangan Israel pagi ini di Iran menargetkan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian, demikian pernyataan seorang pejabat Israel.

Hasil dari serangan tersebut saat ini belum jelas, kata pejabat itu.

Sebelumnya, kantor berita Tasnim Iran melaporkan bahwa Pezeshkian berada dalam “kondisi sehat sepenuhnya.”

Beberapa menit yang lalu, mengutip sumber Israel yang tidak disebutkan namanya, Saluran 12 Israel (Channel 12) menyatakan bahwa Israel menilai serangan terhadap Iran sejauh ini telah mencapai “keberhasilan yang sangat tinggi” dalam tujuan melenyapkan kepemimpinan Iran.

Laporan tersebut mengatakan penilaian itu berkaitan dengan para komandan senior, dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Lebih lanjut disebutkan bahwa “tidak jelas apakah [Pemimpin Tertinggi Iran Ali] Khamenei tidak mengalami peristiwa dramatis.” (timesofisrael)

***

Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke wilayah pendudukan Israel

Feb 28, 2026 13:18 – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah mengumumkan peluncuran serangan besar-besaran menggunakan rudal dan drone yang menargetkan wilayah pendudukan Israel sebagai respons atas agresi terhadap Iran baru-baru ini.

Menurut pernyataan yang dirilis oleh kantor hubungan masyarakat IRGC, gelombang pertama serangan telah dimulai.

Pengumuman ini menyusul serangan udara di wilayah Teheran pusat pada Sabtu pagi.

Reporter IRNA menyaksikan serangan yang terus berlangsung dan beberapa ledakan di Teheran pusat dan timur sekitar tengah hari. Tembakan antipesawat juga terdengar di atas ibu kota. (irna)

***

Trump Konfirmasi Serangan Militer AS ke Iran Dimulai

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa operasi militer AS terhadap Teheran, Iran, resmi dimulai. Melalui video yang diunggah ke media sosial, Trump menjelaskan itu langkah defensif melindungi kepentingan nasional AS.

“Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman langsung dari rezim Iran, sekelompok orang yang kejam, sangat keras dan mengerikan,” kata Trump dalam video yang dikutip dari CNN, Sabtu (28/2).

Trump menilai aktivitas Iran selama ini secara langsung membahayakan pasukan, pangkalan militer AS di luar negeri, serta para sekutu di seluruh dunia.Ia menyoroti rekam jejak panjang rezim tersebut yang ia anggap terus menebar ancaman selama hampir lima dekade.

“Selama 47 tahun, rezim Iran telah meneriakkan ‘kematian bagi Amerika’ dan melancarkan kampanye pertumpahan darah serta pembunuhan massal yang tiada henti, dengan menargetkan Amerika Serikat, pasukan kami, dan warga tak bersalah di banyak negara,” tuturnya.

Israel Serang Iran, Ledakan Terdengar di Ibu Kota Teheran

Israel meluncurkan sejumlah serangan rudal ke ibu kota Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2). Laporan media Iran menyebut beberapa rudal menghancurkan jalan di daerah Jomhouri di Teheran.

Ledakan di Teheran Iran

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengakui telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran.

“Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran, untuk menghilangkan ancaman terhadap Israel,” kata Katz, dikutip Times of Israel.

Usai serangan, Israel langsung menyatakan keadaan darurat di seluruh wilayah. Serangan Israel dilakukan di tengah meningkatnya kehadiran militer Amerika Serikat selama lebih dari sepekan terakhir.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran usai serangan Israel. (CNN)