Harga Emas Meroket 4,35% Tembus Level Tertinggi 20 AGUSTUS 2026 – Harga emas terbang lebih dari 4% pada perdagangan Rabu (19/8/2026), mencapai level tertinggi dalam hampir tiga bulan. Penguatan emas dipicu penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan dolar AS. Dikutip dari Reuters, hal itu terjadi setelah Departemen Keuangan AS secara mengejutkan mengumumkan peningkatan dukungan likuiditas untuk pasar obligasi. Harga emas di pasar spot ditutup melonjak 4,35% menjadi US$ 4.523,03 per ons troi, level tertinggi sejak 29 Mei 2026. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup melejit 3,62% menjadi US$ 4.580,75 per ons troi. Inilah Produk Terlaris Nomor 1 di Shopee Minggu Ini Secara teknikal, harga emas spot juga berhasil menembus rata-rata pergerakan 100 hari di sekitar US$ 4.381 per ons troi, yang memperkuat sinyal bullish bagi logam mulia tersebut. “Ini benar-benar tidak terduga. Kondisi ini sangat bullish untuk emas karena imbal hasil Treasury bertenor panjang turun dan hal tersebut dapat membantu menekan dolar AS,” kata Robert Gottlieb, pakar industri sekaligus mantan kepala perdagangan logam mulia di Koch Supply and Trading dikutip dari Reuters. Indeks dolar AS turun 0,8%. Pelemahan dolar membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Harga Emas Dunia Hari Ini, Antam, BSI Gold, Galeri 24, Emasku, Lotus Archi dan MiniGold Imbal hasil obligasi AS bertenor 30 tahun turun tajam pada Rabu setelah sebelumnya berada di sekitar level tertinggi dalam 19 tahun. Penurunan tersebut terjadi setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan akan menggandakan nilai operasi pembelian kembali obligasi untuk mendukung likuiditas surat utang pemerintah AS dengan tenor panjang. TD Securities dalam catatannya menyebut pengumuman tersebut telah memberikan ‘dorongan kehidupan baru’ bagi pasar logam mulia. Jadwal Pendaftaran Rutin Tahunan Sekolah Kedinasan PKN STAN IPDN STIS STMKG dll CPNS TNI POLRI Tamtama Bintara Kowad Unhan “Meski tekanan beli yang kuat telah mereda dalam beberapa hari terakhir, arus investasi emas dapat dengan cepat kembali di tengah dukungan likuiditas Treasury, The Fed yang bersedia mengabaikan dampak guncangan energi, serta meningkatnya narasi stagflasi,” tulis TD Securities. Kondisi tersebut pada akhirnya diperkirakan dapat mendorong penurunan suku bunga riil, yang menjadi katalis positif bagi emas. Sumber : Investor — https://adajuga.com/harga-emas-naik/ Navigasi pos Mau Punya Kartu Kredit Indonesia (KKI) Syariah dari Bank BSI? Daftar di Sini Istri Bung Karno Terbang dari Jepang ke Jakarta untuk HUT Kemerdekaan RI, Kenapa Megawati Justru Pilih Absen?