Personal Branding Bukan Cuma di Media Sosial! Begini Cara Membuat Orang Mengingatmu di Dunia Nyata

Di dunia nyata, personal branding bukan soal punya banyak followers.

Bukan juga soal bagaimana kamu terlihat keren di depan orang lain.

Personal branding di dunia nyata adalah tentang bagaimana orang mengingatmu setelah berinteraksi denganmu.

Ketika namamu disebut, apa yang muncul di pikiran mereka?

“Dia orangnya bisa dipercaya.”

“Dia kalau diberi tanggung jawab selalu selesai.”

“Dia pintar menjelaskan sesuatu.”

“Dia punya kemampuan komunikasi yang bagus.”

“Dia orangnya disiplin.”

Itulah personal branding yang sebenarnya.

___

1. Tentukan Kamu Ingin Dikenal Sebagai Apa

Jangan biarkan orang lain menentukan reputasimu.

Tentukan sendiri nilai apa yang ingin melekat pada dirimu.

Misalnya:

  • Orang yang disiplin.
  • Orang yang dapat dipercaya.
  • Orang yang pintar berkomunikasi.
  • Orang yang selalu punya solusi.
  • Orang yang profesional.
  • Orang yang berani mengambil tanggung jawab.
  • Orang yang memiliki wawasan luas.

Tidak harus semuanya.

Pilih 2–3 karakter utama yang ingin kamu bangun.

Kemudian buktikan melalui tindakan.

___

2. Tepati Janji Kecil

Ini sederhana, tetapi sangat kuat.

Kalau kamu bilang:

“Besok saya kirim.”

Maka kirim besok.

Kalau bilang:

“Saya datang jam 8.”

Usahakan datang sebelum jam 8.

Kalau sudah berkomitmen menyelesaikan sesuatu, selesaikan.

Karena orang mungkin lupa apa yang kamu katakan.

Tetapi mereka akan mengingat:

“Orang ini bisa dipercaya atau tidak?”

Reputasi dibangun dari janji-janji kecil yang kamu tepati berulang kali.

___

3. Jadilah Orang yang Bisa Diandalkan

Di sekolah, kampus, organisasi, maupun tempat kerja, selalu ada orang yang ketika diberi tugas justru membuat orang lain khawatir.

Jangan menjadi orang tersebut.

Jadilah orang yang ketika diberi tanggung jawab membuat orang lain berpikir:

“Kalau dia yang mengerjakan, saya tenang.”

Tidak harus paling pintar.

Tetapi jadilah orang yang:

  • bertanggung jawab,
  • komunikatif,
  • tepat waktu,
  • mau belajar,
  • dan menyelesaikan pekerjaan.

Orang yang bisa diandalkan akan lebih mudah mendapatkan kesempatan.

___

4. Belajar Berbicara dengan Baik

Kemampuan berbicara adalah salah satu aset terbesar dalam membangun personal branding.

Belajar:

  • berbicara dengan jelas,
  • mendengarkan ketika orang lain berbicara,
  • menyampaikan pendapat tanpa merendahkan,
  • bertanya dengan tepat,
  • dan menyesuaikan cara komunikasi dengan lawan bicara.

Orang yang pintar tetapi tidak bisa berkomunikasi sering kali kalah menonjol dibanding orang yang mampu menjelaskan sesuatu dengan sederhana.

Bukan berarti harus banyak bicara.

Justru belajar kapan harus berbicara dan kapan harus mendengarkan.

___

5. Jangan Meremehkan Penampilan

Penampilan bukan segalanya.

Tetapi dalam pertemuan pertama, penampilan ikut membentuk persepsi.

Tidak perlu menggunakan barang mahal.

Cukup:

  • bersih,
  • rapi,
  • wangi,
  • sesuai situasi,
  • dan terlihat menghargai diri sendiri.

Datang ke wawancara kerja dengan pakaian yang rapi tentu memberikan kesan berbeda dibanding datang sembarangan.

Kerapian adalah bentuk komunikasi tanpa kata.

___

6. Jadilah Orang yang Punya Keahlian

Personal branding tanpa kemampuan hanya akan menjadi pencitraan.

Karena itu, bangun kompetensi.

Kalau kamu ingin dikenal sebagai orang yang pintar desain, kuasai desain.

Kalau ingin dikenal sebagai orang yang pandai berbicara, latih public speaking.

Kalau ingin dikenal sebagai orang yang hebat dalam bisnis, pelajari bisnis.

Reputasi akan bertahan lama kalau ditopang kemampuan nyata.

___

7. Jangan Terlalu Sibuk Membuktikan Diri

Orang yang benar-benar memiliki kemampuan biasanya tidak perlu terus-menerus mengatakan:

“Aku hebat.”

Biarkan hasil pekerjaanmu yang berbicara.

Tidak perlu menceritakan semua pencapaian.

Tidak perlu selalu menjadi pusat perhatian.

Tidak perlu merendahkan orang lain agar terlihat lebih tinggi.

Kualitas yang konsisten akan memperkenalkanmu tanpa harus banyak bicara.

___

8. Perlakukan Semua Orang dengan Baik

Jangan hanya bersikap baik kepada orang yang kamu anggap penting.

Hormati teman, junior, senior, petugas kebersihan, pegawai, guru, dosen, atasan, maupun orang yang tidak bisa memberikan keuntungan apa pun kepadamu.

Karena karakter seseorang sering terlihat dari bagaimana dia memperlakukan orang yang tidak memiliki kekuasaan atas dirinya.

Sopan santun adalah personal branding yang tidak pernah ketinggalan zaman.

___

9. Bangun Relasi, Bukan Sekadar Kenalan

Jangan hanya mengumpulkan nomor WhatsApp.

Bangun hubungan.

Sesekali tanyakan kabar.

Berikan bantuan ketika mampu.

Bagikan informasi yang bermanfaat.

Jaga komunikasi.

Karena suatu hari nanti, kesempatan bisa datang bukan dari apa yang kamu cari, tetapi dari siapa yang mengingatmu ketika sebuah kesempatan muncul.

___

10. Jangan Takut Menjadi Pemula

Banyak anak muda takut terlihat tidak hebat.

Akibatnya, mereka tidak berani mencoba.

Padahal, semua orang yang sekarang terlihat hebat pernah menjadi pemula.

Masuk organisasi.

Berbicara di depan orang banyak.

Mengikuti lomba.

Mencoba bisnis.

Belajar keterampilan baru.

Ambil tanggung jawab.

Semakin banyak pengalaman yang kamu jalani, semakin kuat identitas profesional dan personalmu.

___

11. Jaga Sikap Saat Sedang Berkonflik

Personal branding paling mudah terlihat ketika semuanya berjalan baik.

Tetapi karakter sebenarnya terlihat ketika kamu sedang marah, kecewa, kalah, atau menghadapi masalah.

Belajar mengendalikan emosi.

Jangan mudah menghina.

Jangan menyebarkan masalah pribadi.

Jangan membakar hubungan hanya karena emosi sesaat.

Karena satu tindakan buruk bisa merusak reputasi yang dibangun bertahun-tahun.

___

12. Konsisten Sampai Orang Lain Mengenalmu

Personal branding tidak terbentuk dalam satu hari.

Kamu harus menunjukkan karakter yang sama berulang kali.

Kalau hari ini disiplin, besok disiplin, bulan depan disiplin, dan tahun depan tetap disiplin, lama-kelamaan orang akan mengasosiasikan namamu dengan kedisiplinan.

Itulah saat personal branding mulai terbentuk.

Bukan karena kamu mengatakan siapa dirimu, tetapi karena orang lain mengalami sendiri siapa dirimu.

___

Rumus Personal Branding di Dunia Nyata

Tidak perlu rumit.

Kemampuan + Sikap + Konsistensi + Relasi + Integritas = Reputasi.

Dan reputasi yang baik akan membuka sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang:

KESEMPATAN.

Kesempatan kerja.

Kesempatan bisnis.

Kesempatan memimpin.

Kesempatan berkolaborasi.

Bahkan kesempatan bertemu dengan orang-orang yang bisa mengubah hidupmu.

Jadi, mulai hari ini jangan hanya bertanya:

“Bagaimana supaya aku terlihat hebat?”

Tanyakan:

“Apa yang harus aku lakukan supaya ketika namaku disebut, orang langsung teringat pada kualitas tertentu?”

Karena personal branding terbaik bukan tentang terlihat hebat.

Tetapi tentang benar-benar menjadi seseorang yang bernilai.


— Arya Wiranegara 

Sumber : https://adajuga.com/personal-branding/

#personalbranding #branding #sukses #motivasi #hidup