Kejutan Bursa Capres: Elektabilitas Dedi Mulyadi Salip Presiden Prabowo di Survei SMRC

Hasil survei nasional terbaru yang dirilis oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) periode Juli 2026 menunjukkan kejutan besar di mana elektabilitas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berhasil menyalip posisi Presiden Prabowo Subianto dalam simulasi calon presiden.

Pergeseran dinamika politik ini terekam jelas dalam survei yang diselenggarakan pada 5–19 Juli 2026. Berikut adalah rincian data dan artikel lengkap mengenai fenomena elektabilitas tersebut. 

1. Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Presiden Prabowo dalam Survei Capres Terbaru SMRC

Peta politik nasional menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang mendadak bergeser secara dinamis. Berdasarkan rilis riset terbaru dari lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kini melonjak tajam dan berada di posisi teratas, melampaui petahana Presiden Prabowo Subianto. 

Info Belanja 100 Produk Terlaris di Shopee Minggu Ini

2. Lonjakan Elektabilitas Dedi Mulyadi vs Penurunan Prabowo

Dalam simulasi semi-terbuka yang menyodorkan 20 nama tokoh nasional kepada para responden, Dedi Mulyadi meraih dukungan sebesar 35 persen. Angka ini naik signifikan dari posisi setahun lalu yang hanya berada di kisaran 19,7 persen.

Sebaliknya, Presiden Prabowo Subianto menempati posisi kedua dengan elektabilitas 14,5 persen. Angka keterpilihan Prabowo tercatat mengalami tren penurunan yang cukup tajam dari survei periode November 2025 yang sempat berada di angka 34,9 persen. Di bawah kedua tokoh tersebut, nama-nama lain seperti Anies Baswedan, Gibran Rakabuming Raka, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Ganjar Pranowo bertengger dengan perolehan suara di bawah 10 persen. 

POLITIK Lebih Dekat dengan KDM atau Kang Dedi Mulyadi, Capres 59% Versi Survei SMRC

3. Jarak Melebar di Simulasi Head-to-Head

Selisih dukungan politik antara kedua tokoh ini semakin melebar saat diuji dalam simulasi dua nama (head-to-head)

– Dedi Mulyadi: 59 persen 

– Prabowo Subianto: 28,3 persen

– Belum menentukan pilihan: 12,7 persen 

SMRC mencatat bahwa dalam kurun waktu empat bulan saja, kekuatan head-to-head Prabowo anjlok dari 50,5 persen (pada survei Februari-Maret 2026) menjadi 28,3 persen.

POLITIK 48 Hukum Kekuasaan : Strategi mendapatkan, mempertahankan dan membela diri dari kekuasaan

4. Penyebab di Balik Pergeseran Suara Publik

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, menjelaskan bahwa pergeseran preferensi pemilih ini sangat dipengaruhi oleh persepsi publik terhadap performa nasional. Fenomena ini berjalan beriringan dengan penurunan approval rating atau tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo yang kini berada di angka 51,1 persen, merosot sekitar 30 persen dibanding November 2025 yang menyentuh 81,2 persen.

Ada tiga faktor utama yang dievaluasi negatif oleh masyarakat dalam beberapa bulan terakhir: 

– Kondisi Ekonomi: Melemahnya sentimen ekonomi domestik dan daya beli masyarakat.

– Situasi Politik: Persepsi publik yang menilai iklim politik nasional sedang memburuk.

– Penegakan Hukum: Menurunnya kepercayaan terhadap penegakan hukum, terutama dalam penanganan kasus korupsi.

Di sisi lain, figur Dedi Mulyadi diuntungkan oleh tingkat kesukaan publik (likability) yang sangat tinggi. Berdasarkan analisis komparatif, meski popularitas (tingkat pengenalan) Prabowo lebih tinggi (98,8%), masyarakat yang mengenal Dedi Mulyadi cenderung jauh lebih menyukai karakternya yang dinilai merakyat (tingkat kesukaan Dedi mencapai 88,3% berbanding Prabowo di angka 68,1%). 

5. Metodologi Survei

Riset bertajuk “Elektabilitas Calon-calon Presiden” ini dilakukan oleh SMRC dengan melibatkan 749 responden yang ditarik secara acak (sigi telepon dan tatap muka) di seluruh wilayah Indonesia. Pengumpulan data dilakukan pada rentang waktu 5 hingga 19 Juli 2026. Survei ini memiliki margin of error sebesar ±3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Perubahan angka elektabilitas ini menegaskan dinamika politik yang masih akan terus bergerak cair ke depannya.

Sumber : https://adajuga.com/pilpres-2029/

.