Perang Iran vs Amerika Resmi Berakhir! Ini 14 Poin yang Disepakati dalam Perjanjian Damai Rencana perdamaian Amerika Serikat (AS) dan Iran memasuki babak baru. Presiden kedua negara saat ini telah menandatangani dokumen perjanjian damai untuk mengakhiri perang. Trump menandatangani nota kesepahaman tersebut saat makan malam dengan Presiden Prancis Emamanuel Macron di Istana Versailles setelah pertemuan KTT G7 pada Rabu (17/6) malam. “Baru saja menandatanganinya,” kata Trump saat keluar dari istana, dilansir AFP, Kamis (18/6/2026). Info Belanja 10 Produk Terlaris di Shopee Minggu Ini Terpisah, pemerintah Iran juga mengkonfirmasi telah menandatangani dokumen kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan AS. “Teks Memorandum of Understanding Islamabad telah diselesaikan dengan tanda tangan para presiden — sekarang saatnya untuk menguji implementasi perjanjian tersebut,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, seperti dikutip oleh kantor berita negara IRNA. Ia mengatakan penandatanganan telah dilakukan secara elektronik dan jarak jauh oleh kedua presiden, dan bahwa upacara resmi “tidak banyak memiliki tempat” dalam rencana Iran. Baca Juga Update Perang Iran vs Israel Amerika 2026 Pemerintah Swiss sebelumnya mengatakan upacara penandatanganan akan diadakan pada hari Jumat (19/6) di sebuah hotel mewah di pegunungan yang menghadap Danau Lucerne, dan Ketua Parlemen Iran Bagher Ghalibaf dan Wakil Presiden AS JD Vance akan hadir. “Ketika teks ditandatangani oleh pejabat tertinggi kedua negara, melanggarnya tentu akan menimbulkan biaya yang lebih besar, dan mengingat pengalaman kami, kami lebih memilih hal ini terjadi,” kata Baqaei. Teks perjanjian tersebut dirilis pada hari Rabu (17/6) oleh kedua belah pihak. Periode negosiasi selama dua bulan akan menyusul, dengan pembukaan kembali Selat Hormuz Sebagai langkah pertama. Baca Juga Cara Menjadi Presiden di Indonesia: Jalur Paling Realistis di Era Sekarang Berikut ini 14 poin yang telah disepakati oleh Amerika Serikat dan Iran dalam dokumen perjanjian damai tersebut : Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah sepakat bersama dengan itikad baik mengenai hal-hal berikut : 1 — Amerika Serikat dan Republik Islam Iran serta sekutu-sekutu mereka dalam perang saat ini menandatangani MOU (Nota Kesepahaman) ini untuk menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon, serta berkomitmen mulai saat ini untuk tidak memulai perang atau operasi militer apa pun satu sama lain, dan menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekuatan terhadap satu sama lain, serta menjamin integritas wilayah dan kedaulatan Lebanon. Kesepakatan akhir akan menegaskan penghentian perang secara permanen di semua front, termasuk di Lebanon, serta ketentuan lain dalam paragraf ini. 2 — Amerika Serikat dan Republik Islam Iran berkomitmen untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing serta tidak mencampuri urusan dalam negeri satu sama lain. 3 — Amerika Serikat dan Republik Islam Iran berkomitmen untuk melakukan perundingan dan mencapai kesepakatan akhir dalam waktu maksimal 60 hari, yang dapat diperpanjang berdasarkan persetujuan bersama. 4 — Segera setelah penandatanganan MOU ini, Amerika Serikat akan memulai penghapusan blokade lautnya serta segala bentuk gangguan atau hambatan terhadap Republik Islam Iran, dan akan sepenuhnya mengakhiri blokade laut tersebut dalam waktu 30 hari. Selama periode ini, lalu lintas kapal akan dipulihkan oleh Republik Islam Iran secara bertahap sesuai dengan tingkat lalu lintas sebelum perang. Amerika Serikat juga berkomitmen untuk menarik pasukannya dari wilayah sekitar Republik Islam Iran dalam waktu 30 hari setelah kesepakatan akhir tercapai. 5 — Setelah penandatanganan MOU ini, Republik Islam Iran akan melakukan pengaturan dengan upaya terbaiknya untuk menjamin perjalanan aman kapal-kapal komersial tanpa biaya, hanya selama 60 hari, dari Teluk Persia menuju Laut Oman dan sebaliknya. Lalu lintas kapal komersial akan segera dimulai, dan dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk menghilangkan hambatan teknis dan militer serta melakukan pembersihan ranjau oleh Republik Islam Iran, sistem tersebut akan diberlakukan dalam waktu 30 hari. Republik Islam Iran akan melakukan dialog dengan Kesultanan Oman untuk menentukan pengelolaan masa depan dan layanan maritim di Selat Hormuz bersama negara-negara pesisir Teluk Persia lainnya, sesuai dengan hukum internasional yang berlaku dan hak kedaulatan negara-negara pantai Selat Hormuz. 6 — Amerika Serikat berkomitmen bersama mitra regionalnya untuk mengembangkan rencana definitif yang disepakati bersama dengan nilai minimal 300 miliar dolar AS untuk rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Republik Islam Iran. Mekanisme pelaksanaan rencana ini akan diselesaikan sebagai bagian dari kesepakatan akhir dalam waktu 60 hari. Semua lisensi, pengecualian, dan izin yang diperlukan untuk transaksi keuangan terkait akan diberikan oleh Amerika Serikat. 7 — Amerika Serikat berkomitmen untuk mengakhiri semua jenis sanksi terhadap Republik Islam Iran, termasuk resolusi Dewan Keamanan PBB, resolusi Dewan Gubernur IAEA, serta seluruh sanksi sepihak Amerika Serikat, baik primer maupun sekunder, sesuai jadwal yang disepakati sebagai bagian dari kesepakatan akhir. Republik Islam Iran dan Amerika Serikat mengakui pentingnya penghentian sanksi tersebut dan menyatakan niat untuk segera membahas masalah ini dalam perundingan guna mencapai kesepakatan bersama. 8 — Republik Islam Iran menegaskan kembali bahwa mereka tidak akan memperoleh atau mengembangkan senjata nuklir. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran sepakat untuk menyelesaikan persoalan material uranium yang telah diperkaya dan disimpan melalui mekanisme yang akan disepakati bersama sesuai jadwal pada paragraf tujuh, dengan metode minimum berupa pengenceran (down blending) di lokasi di bawah pengawasan IAEA. Kedua pihak juga sepakat membahas isu pengayaan uranium dan hal-hal lain yang disepakati bersama terkait kebutuhan nuklir Republik Islam Iran, berdasarkan kerangka yang memuaskan dalam kesepakatan akhir. Kesepakatan akhir akan menegaskan ketentuan dalam paragraf ini. 9 — Sambil menunggu kesepakatan akhir, Amerika Serikat dan Republik Islam Iran sepakat untuk mempertahankan status quo. Republik Islam Iran akan mempertahankan kondisi saat ini dari program nuklirnya, sementara Amerika Serikat tidak akan menjatuhkan sanksi baru dan tidak akan mengerahkan pasukan tambahan di kawasan. 10 — Amerika Serikat berkomitmen bahwa segera setelah penandatanganan MOU ini hingga penghentian sanksi, Departemen Keuangan AS akan menerbitkan izin pengecualian untuk ekspor minyak mentah Iran, produk minyak bumi dan turunannya, serta seluruh layanan terkait termasuk transaksi perbankan, asuransi, transportasi, dan lainnya. 11 — Amerika Serikat berkomitmen untuk membuat dana dan aset Republik Islam Iran yang dibekukan atau dibatasi dapat sepenuhnya digunakan setelah pelaksanaan MOU ini. Amerika Serikat dan Republik Islam Iran akan menyepakati prosedur terkait pelepasan dana tersebut selama perundingan. Dana tersebut, baik tetap berada di rekening asal maupun dipindahkan, harus dapat digunakan sepenuhnya untuk pembayaran kepada penerima akhir mana pun yang ditunjuk oleh Bank Sentral Republik Islam Iran. Amerika Serikat akan menerbitkan seluruh izin dan otorisasi yang diperlukan. 12 — Amerika Serikat dan Republik Islam Iran sepakat bahwa akan dibentuk mekanisme pelaksanaan untuk memantau keberhasilan penerapan MOU ini dan kepatuhan terhadap kesepakatan akhir di masa depan. 13 — Setelah penandatanganan MOU ini, dan setelah dimulainya pelaksanaan paragraf 1, 4, 5, 10, dan 11 serta keberlanjutan penerapan langkah-langkah tersebut, Amerika Serikat dan Republik Islam Iran akan memulai perundingan mengenai kesepakatan akhir yang secara khusus membahas paragraf-paragraf lainnya. 14 — Kesepakatan akhir akan disahkan melalui resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bersifat mengikat. Sumber : Detik CNN Navigasi pos Daftar SMA dan SMK Swasta Gratis di Jawa Barat SPMB 2026 Rangkuman Hasil Matchday 1 Piala Dunia 2026: Hujan Gol dan Drama 48 Negara