Pendaftaran OSN SD SMP SMA 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Lengkapnya di Sini

Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka pendaftaran Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026. Periode pendaftaran berlangsung mulai 1 hingga 28 Februari 2026 yang dilakukan secara daring melalui operator sekolah.

Pendaftaran dilakukan dengan melengkapi data peserta secara akurat melalui laman resmi di https://daftar-bpti.kemendikdasmen.go.id. OSN 2026 merupakan ajang talenta bidang sains yang ditujukan bagi siswa jenjang SD/MI, SMP/MTS, serta SMA/MA/SMK/Sederajat di tingkat nasional.

Berdasarkan keterangan yang tercantum, OSN bertujuan mengembangkan potensi dan kompetensi peserta didik di bidang sains melalui kemampuan berpikir kritis, logis, dan kreatif. Pelaksanaan ajang ini menggunakan pendekatan Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM).

Info Buku Buku OSN SD SMP SMA 2026

Bidang Lomba dan Tahapan Seleksi

Ajang OSN 2026 terbagi dalam beberapa cabang talenta sesuai dengan jenjang pendidikan. Untuk tingkat SD dan SMP, terdapat tiga bidang lomba yang meliputi Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Pada tingkat SMA, kompetisi mencakup sembilan bidang yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi. Seluruh jenjang akan melewati empat tahapan seleksi yang dimulai dari tingkat sekolah hingga nasional.

Tahapan seleksi terdiri dari seleksi tingkat sekolah (OSN-S), tingkat kabupaten/kota (OSN-K), tingkat provinsi (OSN-P), dan seleksi tingkat nasional yang meliputi babak semifinal serta final.

Info Belanja Cicilan Online Murah Motor HP Laptop TV Mesin Cuci Kompor Gas Kasur Springbed Dll

Jadwal Pelaksanaan OSN SD dan SMP 2026

Rangkaian kegiatan untuk jenjang pendidikan dasar telah dimulai dengan sosialisasi secara hibrida pada 29 Januari 2026. Berikut adalah rincian jadwal pelaksanaannya:

  • Seleksi Tingkat Sekolah (OSN-S): 2 Januari – 28 Februari 2026
  • Pendaftaran Portal Registrasi: 1 – 28 Februari 2026
  • Seleksi Tingkat Kab/Kota (OSN-K): 8 Juni 2026
  • Pengumuman OSN-K: 26 Juni 2026
  • Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P): 6 Juli 2026
  • Pengumuman OSN-P: 20 Juli 2026
  • Semifinal OSN: 13 Agustus 2026
  • Seleksi Tingkat Nasional (Final): 25 – 31 Agustus 2026

Info Buku Buku Tes Terbaru 2026 : Tes CPNS, TNI POLRI, BUMN, Sekolah Kedinasan, UTBK SNBT

Jadwal Pelaksanaan OSN SMA 2026

Untuk jenjang SMA, tahapan seleksi memiliki jadwal yang berbeda dengan fokus pada persiapan teknis di tingkat sekolah. Berikut adalah jadwal penting untuk jenjang menengah atas:

  • Pendaftaran Peserta dan Petugas Teknis: 1 – 28 Februari 2026
  • Pemetaan Pengawas: 10 – 24 Maret 2026
  • Seleksi Tingkat Kab/Kota (OSN-K): 18 – 19 Juni 2026
  • Pengumuman OSN-K: 3 Juli 2026
  • Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P): 27 – 29 Juli 2026
  • Pengumuman OSN-P: 5 Agustus 2026
  • Semifinal OSN: 12 Agustus 2026
  • Seleksi Tahap Final: 14 – 20 September 2026
Persyaratan Peserta Jenjang SD dan SMP

Peserta OSN SD harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang duduk di kelas IV atau V pada tahun ajaran berjalan. Tiap sekolah diperbolehkan mengirimkan maksimal 5 peserta didik untuk setiap bidang lomba pada tahap OSN-K.

Untuk jenjang SMP, peserta merupakan siswa kelas VII atau VIII tahun ajaran 2025/2026 yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Peserta wajib menyertakan surat keterangan dari kepala sekolah sebagai syarat pendaftaran.

Sesuai informasi yang diumumkan, peraih medali emas OSN SMP diperbolehkan mengikuti kembali ajang ini di tahun berikutnya, namun harus memilih cabang ajang yang berbeda dari sebelumnya.

Ketentuan dan Kuota Jenjang SMA

Peserta jenjang SMA mencakup siswa kelas X dan XI, serta siswa kelas IX SMP yang pernah meraih medali emas OSN SMP bidang Matematika khusus untuk cabang Matematika SMA. Peserta hanya diperbolehkan mendaftar pada satu cabang ajang saja.

Terdapat persyaratan kesehatan khusus untuk cabang Astronomi, Kimia, Geografi, dan Kebumian, yakni peserta tidak boleh buta warna. Selain itu, peserta cabang Geografi, Kebumian, dan Astronomi harus mampu melakukan kegiatan praktik lapangan.

Penentuan kuota peserta OSN-P untuk tiap provinsi dihitung berdasarkan rumus kombinasi data tahun 2025. Komposisinya meliputi jumlah pendaftar (25%), jumlah satuan pendidikan (25%), dan jumlah finalis OSN tiga tahun terakhir (50%).

Pada tahap semifinal, setiap provinsi akan diwakili minimal oleh satu peserta peringkat pertama provinsi. Jumlah maksimal peserta dari satu satuan pendidikan dibatasi sebanyak dua orang peserta didik per cabang ajang.

Sumber : Ihram