Buku Tes CPNS 2026 Mengenal Formasi CPNS Petugas Barang Bukti Kejaksaan Agung, Tahun 2024 Membuka 1.446 Formasi Formasi CPNS Petugas Barang Bukti di Kejaksaan Agung RI merupakan salah satu posisi teknis krusial untuk jenjang Diploma 3 (D3) yang bertugas mengelola benda sitaan dan barang rampasan hasil tindak pidana. Peran jabatan ini sangat vital dalam rantai penegakan hukum di Indonesia. Pengelolaan barang bukti yang profesional menentukan keabsahan pembuktian di persidangan sekaligus mendukung optimalisasi pemulihan aset negara. Berikut ulasan komprehensif mengenai formasi, syarat, tugas, hingga tahapan seleksi untuk jabatan Petugas Barang Bukti di Kejaksaan Agung Republik Indonesia. 1. Tugas Pokok dan Fungsi Jabatan Petugas Barang Bukti bekerja di bawah Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PBBB). Berdasarkan regulasi internal Kejaksaan RI, tupoksi posisi ini meliputi: Administrasi dan Registrasi: Melakukan pencatatan berkas benda sitaan ke dalam buku register pembantu, label, kartu barang bukti, serta sistem manajemen elektronik. Penyimpanan dan Klasifikasi: Menyusun dan mengelompokkan barang bukti secara sistematis di gudang penyimpanan berdasarkan jenis perkara (pidana umum atau pidana khusus). Perawatan Fisik: Memastikan kondisi barang bukti tetap aman, bernilai tetap, tidak rusak, dan terjaga kebersihannya selama proses hukum berjalan. Dukungan Persidangan: Menyediakan dan mengantarkan barang bukti yang diperlukan jaksa ke ruang sidang serta menyimpannya kembali setelah sidang selesai. Eksekusi Putusan: Membantu proses pemusnahan barang bukti yang tidak bernilai, pengembalian kepada pemilik sah, atau pelelangan barang rampasan negara bersama KPKNL. Daftar Formasi CPNS Terbanyak Tahun 2024, Ada yang 4.178 Formasi untuk Lulusan SMA 2. Kualifikasi Pendidikan yang Diterima Salah satu alasan formasi ini selalu menjadi rebutan adalah cakupan jurusan D3 non-hukum yang sangat luas. Berikut daftar ijazah D3 yang memenuhi syarat pelamaran: D3 Akuntansi / D3 Perpajakan D3 Ekonomi / D3 Manajemen D3 Teknik Informatika / D3 Komputer D3 Administrasi / D3 Perkantoran D3 Sekretari / Kesekretariatan D3 Komunikasi / D3 Hubungan Masyarakat 3. Persyaratan Umum dan Khusus Pelamar Kejaksaan Agung menerapkan standar fisik dan administrasi yang ketat bagi calon pegawainya demi menunjang tugas operasional di lapangan. 4. Tahapan Seleksi CPNS Proses penyaringan pelamar Petugas Barang Bukti menggunakan sistem gugur melalui beberapa fase pendaftaran di Portal SSCASN BKN: A. Seleksi Administrasi Validasi kesesuaian berkas unggah seperti KTP, ijazah, transkrip nilai, SKCK, surat keterangan sehat, dan surat keterangan BMI dokter. B. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) dengan bobot nilai kelulusan sebesar 40%. Materi ujian meliputi: TWK (Tes Wawasan Kebangsaan): 30 soal TIU (Tes Inteligensia Umum): 35 soal TKP (Tes Karakteristik Pribadi): 45 soal C. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Tahapan inti dengan bobot nilai terbesar yaitu 60%. Materi tes dirancang khusus sesuai bidang penugasan kerja. SKB CAT: Meliputi pemahaman Peraturan Perundang-undangan Nasional dan Tata Cara Fungsi Pengelolaan Barang Bukti. SKB Non-CAT (Khusus Instansi): Biasanya melibatkan tes kesehatan fisik, psikotes, wawancara kompetensi, dan tes kesamaptaan jasmani (seperti lari 12 menit atau push-up) demi memastikan kesiapan kerja di lingkungan korps Adhyaksa. Menjadi Petugas Barang Bukti di Kejaksaan Agung RI adalah peluang karier yang menjanjikan bagi lulusan D3 yang ingin berkontribusi nyata dalam penegakan hukum dan penyelamatan aset negara. Dengan persiapan matang sejak dini, baik penguasaan materi ujian maupun kesiapan fisik, Anda dapat bersaing secara maksimal dalam seleksi CPNS ini. Sumber : https://adajuga.com/cpns-petugas-barang-bukti/ Navigasi pos Mengenal Formasi CPNS Penyuluh Agama Islam, Tahun 2024 Membuka 1.398 Formasi dan Lulusan Ma’had Aly Bisa Daftar Mengenal Formasi CPNS Dokumentalis Hukum di Mahkamah Agung, Tahun 2024 Membuka 3.053 Formasi