Terlaris 1 di Shopee! 4 Prajurit TNI Tersangka Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diamankan Andrie Yunus (Wakil Koordinator KontraS) diserang dengan penyiraman air keras pada Kamis malam tanggal 12 Maret 2026 jam 23.37 WIB saat melintas di Jalan Salemba I–Talang, Senen Jakarta Pusat, penyerangan ini terjadi setelah Andrie menyelesaikan sesi rekaman podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor YLBHI, Jakarta Pusat. 18/03/2026 – Empat prajurit TNI diduga pelaku penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus diamankan Puspom TNI. Pihak Puspom pun masih melakukan pendalaman terkait kasus penganiayaan ini. “Tadi pagi saya telah menerima dari Dantim BAIS TNI 4 orang yang diduga tersangka melakukan kegiatan penganiayaan terhadap saudara Andrie Yunus,” kata Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026). Info Belanja Cicilan Online Murah Motor HP Laptop TV Mesin Cuci Kompor Gas Springbed Dll Keempat tersangka berinisial NDP, SL, BWH, dan ES. Saat ini keempatnya masih menjalani pemeriksaan di Puspom TNI. “Ini sekarang yang diduga 4 tersangka sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan,” ucap Yusri. Terkait motif para pelaku, TNI masih mendalaminya. Para tersangka terancam hukuman penjara antara 4 sampai 7 tahun. “Pasal yang dikenakan kepada 4 terduga pelaku sementara kita menerapkan Pasal 467 KUHP UU Nomor 1 tahun2023 di situ ada ayat 1, 2, di mana ancaman hukumannya sudah tertuang di situ ada yang 4 tahun, 7 tahun,” jelas Yusri. Foto : Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah soal penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus (detik) *** Kronologi Serangan Air Keras Terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus 12/03/2026 – Serangan Air Keras Terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026 dengan kronologi sebagai berikut. 20.00 WIB – Selesai Podcast: Andrie menyelesaikan sesi rekaman podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor YLBHI, Jakarta Pusat. 23.00 WIB – Meninggalkan Lokasi: Setelah sempat berbincang dengan rekan-rekan aktivis, ia meninggalkan kantor YLBHI dan sempat mengisi bahan bakar di SPBU Cikini menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox miliknya. 23.37 WIB – Detik-Detik Serangan: Saat melintas di Jalan Salemba I–Talang, Senen, Andrie melihat sebuah sepeda motor (diduga Honda Beat/Vario hitam-putih) yang dikendarai dua orang datang melawan arah. Eksekusi: Saat berpapasan, pelaku langsung menyiramkan cairan kimia korosif ke arah wajah dan tubuh korban. Pelaku menjatuhkan sebuah gelas stainless steel saat melarikan diri ke arah Jalan Salemba Raya. Dampak Serangan: Cairan tersebut menyebabkan helm korban melepuh dan bajunya meleleh. Andrie mengalami luka bakar 24% pada area mata, wajah, dada, dan tangan. Pascakejadian: Rekaman CCTV menunjukkan para pelaku sempat berhenti untuk membersihkan diri dengan air mineral dan berganti baju sebelum berpencar ke arah Kalibata, Ragunan, dan Bogor. Pihak TNI kemudian mengonfirmasi bahwa empat pelaku yang ditangkap (Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES) merupakan anggota BAIS TNI. Tim advokasi menduga aksi ini adalah percobaan pembunuhan berencana karena sifat serangan yang sangat terorganisir. *** Navigasi pos Adu Latar Belakang Pendidikan Menlu Iran vs Indonesia: Akademisi Luar Negeri Melawan Disiplin Militer Trailer Perdana Spider-Man: Brand New Day – Film Tayang 30 Juli 2026