Buku S1 Pendidikan Dokter Perjalanan kuliah S1 Kedokteran (Pendidikan Dokter) umumnya terbagi menjadi dua fase, yaitu Pre-klinik (teori di kampus) dan Klinik (koas di rumah sakit). Berikut adalah daftar buku referensi utama (“kitab suci”) yang wajib dimiliki atau dipelajari hingga lulus. A. Fase Pre-klinik (Semester 1–7) Fokus pada ilmu kedokteran dasar dan sistem organ tubuh manusia. 1. Anatomi (Struktur Tubuh) 1.1 Atlas Anatomi Manusia Sobotta BELI DI SHOPEE 1.2 Netter’s Atlas of Human Anatomy 1.3 Moore’s Essential Clinical Anatomy 1.4 Prometheus Atlas Anatomi Manusia 2. Fisiologi (Fungsi Tubuh) Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology (standar emas internasional). Review of Physiology oleh Soumen Manna. 3. Histologi (Jaringan Tubuh) Atlas Histologi diFiore / atau Junquiera’s Basic Histology 4. Biokimia Biokimia Kedokteran Dasar Harper / atau Marks’ Basic Medical Biochemistry 5. Patologi (Ilmu Penyakit) Robbins & Cotran Pathologic Basis of Disease (sangat krusial untuk memahami mekanisme penyakit). 6. Farmakologi (Obat-obatan) Katzung’s Basic & Clinical Pharmacology / atau Goodman & Gilman’s 7. Mikrobiologi & Parasitologi Jawetz, Melnick, & Adelberg’s Medical Microbiology B. Fase Klinik / Koas (Setelah S.Ked) Fokus pada diagnosis dan tata laksana pasien di berbagai departemen. Ilmu Penyakit Dalam: Harrison’s Principles of Internal Medicine (sering disebut “alkitab” ilmu penyakit dalam). Ilmu Bedah: Sabiston Textbook of Surgery / atau Schwartz’s Principles of Surgery Ilmu Kesehatan Anak: Nelson Textbook of Pediatrics Obstetri & Ginekologi (Obgyn): Williams Obstetrics Neurologi: Buku Ajar Neurologi oleh Harsono. Kedokteran Forensik: Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal C. Buku Penunjang Praktis Buku-buku ini sering digunakan sebagai ringkasan cepat saat di bangsal atau persiapan ujian: Medsense / Medical Essentials: Ringkasan materi kedokteran untuk koas. Buku Saku (Pocket Books): Seperti Oxford Handbook of Clinical Medicine Panduan Praktik Klinis (PPK): Panduan resmi tata laksana penyakit di Indonesia. *** Navigasi pos Seni Menjadi Orang Tua Hebat : 75 cara Sederhana untuk Membesarkan Anak-Anak yang Bertumbuh Berhenti Berusaha Bahagia: Mengapa “Bodo Amat” Adalah Kunci Ketenangan Hidup